SLEMAN, BERNAS.ID – Rejeki bukan hanya datang dari menjadi PNS karena menjadi PNS tidak akan bisa jadi kaya raya. Sebab, pekerjaannya hanya sebagai pengabdi masyarakat semata.
Walikota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz mengatakan apabila tidak diterima dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar Calon Aparatur Sipil Negara (SKD CASN) maka janganlah berputus asa karena rezeki bukan hanya dari PNS saja. “Yang tidak diterima akan lebih banyak dari yang diterima, tapi kembali pada pilihan bahwa PNS memang telah menjadi pilihan pertama bahkan utama, saya berterimakasih karena masih ada yang mau mengabdi pada negara dan bangsa,” katanya dalam sambutannya pada tes SKD CASN di UPT TIK UNY, Selasa (28/9/2021).
“Niatkanlah untuk mengabdi sebagai PNS pada bangsa dan negara dilandasi pada pengabdian kita sebagai umat beragama,” imbuh Muchamad Nur Aziz.
Baca Juga Terkait Penerimaan CPNS, Penyandang Disabilitas Masih Alami Diskriminasi
Warga Potrobangsan Magelang ini memastikan bahwa kegiatan penerimaan CPNS ini fair dan tidak ada titipan atau semacam itu. “Kemampuan para peserta dari hasil belajarlah yang akan membawa diterima atau tidaknya menjadi ASN,” ucapnya.
Pria kelahiran Magelang 24 November 1971 ini mengisahkan bahwa dia juga sempat menjadi PNS pada saat mengabdi menjadi dokter di Kalimantan. Sempat sekolah spesialis, tapi keluar dari PNS karena akan menjadi walikota. Ia berpesan apabila tidak diterima sebagai PNS tidak berputus asa karena dapat berkarir sebagai enterpreneur.
Dalam kunjungannya, Muchamad Nur Aziz ke UPT TIK UNY didampingi Wakil Walikota Magelang KH Mansyur Siraj, MAg, Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiono, MM dan pejabat BKPP Kota Magelang serta diterima oleh Kepala Biro UPK UNY Sukirdjo, MPd.
Menurut Sukirdjo, UNY telah menyiapkan dua lokasi tes yaitu di LPMPP dan UPT TIK dengan kapasitas masing-masing 165 dan 150 kursi dengan jumlah total 315 orang dalam satu sesi tes. Juga disediakan pula ruang khusus bagi peserta yang bersuhu badan diatas 37 derajat celcius sebagai antisipasi. Tes ini dibagi menjadi tiga sesi per harinya, kecuali hari Jumat hanya diselenggarakan dua sesi.
Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pemberhentian Pegawai BKPP Kota Magelang Agus Mulyanto, SE, menjelaskan, kegiatan tes SKD CASN Kota Magelang ini berlangsung selama empat hari sejak 26-29 September 2021 dan diikuti 2.302 orang yang memperebutkan 166 formasi. “Tes dibagi menjadi tiga sesi dengan peserta 315 orang pada tiap sesinya,” ucapAgus.
Agus mengatakan pada hari Selasa ini dari total 945 orang yang dijadwalkan ikut tes, hadir sejumlah 805 orang dengan 140 peserta tidak hadir karena berbagai sebab. Ia berharap agar pada besok Rabu (29/9/2021) yang merupakan sesi terakhir, peserta yang berjumlah 97 orang dapat hadir semuanya. (*/jat)
