YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Forum Selamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (FORSA NKRI) DIY dengan yang merupakan gabungan berbagai komunitas, ormas, lembaga, perkumpulan, yayasan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki visi misi seirama untuk tetap secara utuh menjaga NKRI sampai mati. Para anggotanya berkumpul di Gedung DPRD DIY Sabtu (30/4/2022) sebagai respons tegas atas adanya wacana usulan negara khilafah yang muncul dari sekelompok orang pada 27 April 2022 di lokasi yang sama DPRD DIY.
“Ini sebagai jawaban tegas atas wacana ataupun sekedar usulan yang secara nyata bisa dikategorikan sebagai upaya makar atas eksistensi dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata koordinator aksi, Kuss Indarto.
Baca juga: Wapres: Khilafah Itu Islami, Tapi Islam Bukan Khilafah
Dia menyatakan, DPRD DIY kecolongan dan diharap menindaklanjuti dengan investigasi dan mengambil tindakan tegas atas kecolongan tersebut. FORSA menurut dia akan kembali lagi untuk beraudiensi ke DPRD DIY setelah lebaran untuk mengklarifikasi hasil investigasi DPRD atas kecolongan wacana usulan negara khilafah dan tindak tegas apa yang telah dilakukan DPRD DIY.
Baca juga: Konsep Khilafah Versi Ahmadiyah, Beda Dengan Khilafah Islam Mainstream
Stevanus Christian Handoko selaku anggota DPRD DIY dari Fraksi Gabungan yang menerima langsung aspirasi FORSA menyampaikan, masyarakat membutuhkan orang-orang nasionalis untuk bersuara lantang menolak khilafah. DPRD DIY menurut dia terbuka menerima masukkan aspirasi berbagai kalangan. Namun fenomena munculnya benih-benih yang menggerogoti NKRI menurut dia sangat meresahkan berbagai komponen bangsa.
“Kami sangat menyayangkan munculnya kelompok kelompok tertentu yang memanfaatkan rumah bersama [DPRD] untuk mengaspirasikan sesuatu yang tidak sesuai dalam bingkai NKRI,” kata kader PSI ini.
Acara audiensi diakhiri dengan pembacaan ikrar bersama di depan gedung DPRD DIY sebagai komitmen bersama menolak negara khilafah. (den)
