YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Paska tertangkapnya mantan Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti oleh KPK beberapa waktu lalu, tokoh masyarakat Pakualaman, BRAy Hj Iriani Pramastuti di hari jadi Pemerintah Kota Yogyakarta ke -75, berharap Penjabat (Pj) Walikota Yogyakarta agar membenahi tata kelola pemerintahan Kota Yogyakarta.
“Kita sebagai warga Yogyakarta berharap Pj Walikota dapat membenahi tata laksana pemerintahan di Kota Yogyakarta,” ujarnya, Selasa (7/6/2022).
Sosok yang akrab disapa Bunda Ani ini menegaskan, pembenahan tata kelola pemerintahan yang dimaksud adalah membersihkan orang-orang yang hanya berorientasi jabatan semata.
Baca Juga : Sumadi Dilantik Sultan Jadi Penjabat Walikota Jogja, Tri Saktiyana Jadi Penjabat Bupati Kulonprogo
“Tolong dong, orang-orang yang hanya berorientasi pada jabatan. Siapa sih orangnya yang dikasih jabatan tidak senang, tapi ya harus amanah menjalani jabatannya tersebut,” tegas Bunda Ani.
Terlebih sambung Bunda Ani menjelang Pemilihan Walikota Yogyakarta pada 2024, diharapkan dapat menciptakan tata kelola pemerintahan kota Yogyakarta yang clean and good goverment.
“Kepercayaan itu mahal harganya, terlebih kepercayaan kepada pemerintah, untuk itu harus dilakukan pembenahan tata kelola pemerintahan, belajar dari pengalaman-pengalaman terdahulu sehingga kedepannya bisa lebih baik,” katanya.
Pembenahan dan penataan ini, kembali diutarakan Bunda Ani harus dilakukan secara profesional.
Baca Juga : Mantan Walikota Jogja Haryadi Suyuti Ditangkap KPK, Langsung Dibawa Ke Jakarta
“Kedepan, penataan ini bukan like and dislike, bukan mban cinde mban siladan, tapi profesionalisme dan proposional,” tambahnya.
Sehingga penempatan kepala-kepala dinas ataupun pejabat lainnya, menurut mantan Anggota DPRD DIY periode 2009-2014 ini benar-benar teruji.
“Baik proses kepegawaiannya maupun proses pengabdiannya kepada masyarakat Yogyakarta,” ucapnya.
Sehingga warga masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada pemerintah kota Yogyakarta. (cdr)
