YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Yogyakarta dikenal sebagai Kota Miniaturnya Indonesia karena keanekaragaman budaya masyarakat yang ada di dalamnya dari penjuru Nusantara. Tak dipungkiri beragam suku dan etnik di Yogyakarta, baik perseorangan maupun kelompok, melaksanakan berbagai aktivitas seperti studi pendidikan, kerja, ataupun sekedar liburan.
Namun, saat ini, seolah muncul anggapan bahwa masyarakat Jogja seperti direduksi menjadi minoritas di tanah halamannya sendiri. Ditambah, adanya konflik komunal dengan etnis lain yang dianggap sebagai ancaman eksistensial terhadap identitas dan budaya.
Belum lagi meningkatnya gangguan kejahatan jalanan, seiring marak berdirinya usaha bisnis hiburan dan usaha jasa keuangan, baik leasing, finance, dan sebagainya.
Baca Juga Sri Sultan Ikut Beri Masukan Jogja Planning Gallery
Ketua Umum FKJR, KRTH Ruspudio Dipuro atau lebih akrab dengan sapaan Kanjeng Suryo mengatakan adanya rasa keprihatinan dan ancaman atas apa yang terjadi di Yogyakarta menjadi dasar utama terbentuknya ormas Forum Komunikasi Jogja Raya (FKJR).
Menurutnya, saat ini, peran ormas di Yogyakara sangat diperlukan untuk mendukung situasi kamtibmas agar tetap kondusif.
Minggu (17/7), keluarga besar Forum FKJR menggelar pengukuhan dan pelantikan DPP di gedung serbaguna dan lapangan Piyungan Bantul. Pengukuhan dihadiri ratusan perwakilan pengurus dan korwil dari Bantul, Kulon Progo, Kota Yogyakarta, Sleman, Gunungkidul, Magelang, dan Klaten.
Baca Juga Pemda DIY Diminta Bertanggung Jawab Kelola Sampah Secara Profesional
“Pengukuhan dan pelantikan DPP FKJR ini, kami jadikan momentum untuk silaturahmi dan koordinasi antar pengurus. Kami juga berembuk bagaimana agar organisasi ini tetap eksis bergerak di bidang sosial kemanusiaan dan budaya serta bagaimana menjaga DIY agar tetap kondusif,” tutur Kanjeng Suryo.
Lanjut tambahnya, pengukuhan FKJR kali ini menjadi hari yang spesial mengingat ormas ini baru berdiri 1 tahun yang lalu. Ia juga menyampaikan dalam pengukuhan ini, tidak semua anggota FKJR diundang sehingga hanya perwakilan karena masih dalam situasi pandemi.
“Ke depannya, ormas FKJR akan selalu berkoordinasi dengan POLRI untuk tetap menjaga situasi Kamtibmas di wilayah DIY agar tetap kondusif,” tukasnya. (jat)
