YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menganugerahi Ikon Prestasi Pancasila kepada 45 putra-putri terbaik dari seluruh Tanah Air pada tahun 2022 ini. Puluhan putra-putri tersebut senantiasa gigih berkarya dan menorehkan prestasi yang berdampak baik bagi negara dan bangsa Indonesia.
Penganugerahan 45 Ikon Prestasi Pancasila 2022 digelar di Yogyakarta, Sabtu lalu (3/12). Kota Yogyakarta dipandang sebagai simbol kota pemersatu bangsa karena terdapat perpaduan harmonik lintas kultural yang menjadi cerminan kebhinekaan.
Baca Juga Bappebti Imbau Masyarakat Waspadai Perdagangan Aset Kripto
“Ikon Prestasi Pancasila merupakan wujud pribadi, kelompok, maupun komunitas yang melaksanakan Pancasila dalam tindakan, dan dilakukan secara tulus dan konsisten, baik dicerminkan melalui karya, prestasi nasional, maupun internasional,” kata Kepala BPIP, Prof Yudian Wahyudi dalam siaran persnya, Rabu (7/12).
Sebanyak 45 Ikon Prestasi Pancasila baik individu, kelompok, maupun komunitas yang dipilih dalam lima kategori, yakni Sains dan Inovasi, Olahraga, Seni dan Budaya, Kewirausahaan Sosial, serta Tokoh dan Penggerak Lintas Iman.
“Mereka ini mencerminkan semangat perjuangan atau Manusia Indonesia dengan menunjukkan suatu inspirasi keteladanan bagi seluruh elemen bangsa untuk menguatkan rasa bangga dan cinta pada Tanah Air Indonesia,” ujar Yudian.
Selain menandatangani Pakta Integritas, para kandidat peraih Ikon Prestasi Pancasila telah memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan BPIP. Selain itu, para kandidat telah melalui proses yang ketat dalam penjaringan dengan seleksi tim juri yang independen dan kapabel.
Baca Juga Kemendag Sebut Nilai Ekspor Etanol Tumbuh Signifikan
Kriteria itu adalah WNI dan memiliki rekam jejak yang positif, prestasi atau karya yang inovatif dan inspiratif, diakui masyarakat, bangsa, dan negara dan atau internasional. Karya atau tindakan yang memiliki dampak positif dan bermanfaat bagi bangsa dan negara, memberikan inspirasi kepada masyarakat dan lingkungan.
“45 Ikon Prestasi Pancasila dianugerahkan kepada individu, kelompok, maupun komunitas yang melaksanakan Pancasila dalam tindakan secara konsisten dan tanpa pamrih. Mereka menunjukkan keteladanan publik di bidang sains dan inovasi, olahraga, seni budaya, kewirausahaan sosial, dan tokoh atau penggerak lintas iman,” tutur Yudian.
Kegiatan penganugerahan Ikon Prestasi Pancasila telah dimulai sejak tahun 2017 oleh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) dengan memilih 72 Ikon Prestasi Pancasila, yang kala itu bertepatan dengan angka tahun peringatan Hari Kemerdekaan Negara RI tanggal 17 Agustus 1945.
Kemudian sehubungan dengan masa peralihan dan revitalisasi organisasi menjadi BPIP, kegiatan kembali digelar pada 2019 dengan memilih 74 Ikon. Kemudian secara berturut-turut mengiringi momentum HUT Kemerdekaan dengan memilih 75 Ikon di tahun 2020, dan memilih 76 Ikon Prestasi Pancasila pada 2021.
“Para peraih Ikon Prestasi Pancasila diharapkan dapat menjadi mitra strategis BPIP dalam setiap upaya pembumian nilai-nilai Pancasila yang teraktualisasi dalam laku hidupnya, sehingga mampu menjadi inspirasi nyata di seluruh lapisan masyarakat,” ucap Yudian.
Kepala BPIP mengatakan, dari segala praktik baik yang terus bertumbuhan di seluruh penjuru negeri ini, kelak akan dipadukan dan disinkronkan dengan semangat gotong royong dan saling berkolaborasi untuk menggapai cita-cita kemerdekaan, yakni mewujudkan masyarakat adil makmur.
“Pancasila sebagai ‘politik harapan’ akan memandu kita menjadi bangsa tangguh yang produktif dan berperan penting dalam menyongsong era kemajuan,” pungkas Yudian. (jat)
