SLEMAN, BERNAS.ID – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman menggelar sarasehan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) untuk memperkokoh integrasi nasional dan menegakkan kedaulatan NKRI, Kamis (16/2/2023). Sarasehan diikuti 50 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia yang kini tinggal di Sleman.
Tema yang diangkat “Melalui pembauran kita wujudkan Kabupaten Sleman sebagai rumah bersama untuk menjaga Persatuan dan Kesatuan”. Turut sebagai narasumber Hery Sutopo, Kepala Badan Kesbangpol Sleman memapa memaparkan materi kebijakan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam pembauran kebangsaan.
Baca Juga Pesan Butet Kertaradjasa Untuk Kaesang-Erina, Ojo Pegatan!
“Daerah Kabupaten Sleman memiliki penduduk yang heterogen dan majemuk sehingga memerlukan upaya yang serius untuk menjaga agar tercipta kondisi yang aman dan damai. Sebab, dengan persatuan dan kesatuan menjadikan Sleman kuat,” tutur Hery.
Ia mengatakan melalui forum pembauran akan memunculkan semangat dari antara masyarakat yang beragam untuk bersatu dan bergotong-royong guna menyumbangkan potensi, tenaga dan pikiran sesuai kemampuan. “Harapannya akan membawa Sleman maju,” katanya.
“Menyamakan visi dan misi bahwa kita bangsa besar dan majemuk, tetapi kita disatukan untuk mencapai kejayaan Sleman,” imbuhnya.
Baca Juga Bappebti Imbau Masyarakat Waspadai Perdagangan Aset Kripto
Kegiatan yang digelar secara rutin ini juga diisi dengan dialog wawasan kebangsaan dan berbagi pengalaman dan permasalahan di lingkungan komunitas masing-masing. Dua narasumber lain yang hadir, Prof Dr Muhammad Suyanto, MM Rektor AMIKOM Yogyakarta dengan materi Aktualisasi Pembauran di Lingkungan Perguruan Tinggi dan Muhammad Nur Kholis, Ketua FPK Sleman dengan materi peran FPK dalam mewujudkan Sleman sebagai rumah bersama untuk menyongsong Pemilu 2024. (jat)
