SLEMAN, BERNAS.ID – Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) menjadi satu-satunya kampus yang menggelar ujian seleksi mandiri dengan skema Jalur Bela Negara untuk penerimaan mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2023/2024. Ujian bela negara itu berisi tes tentang Pancasila, Kewarganegaraan, Sejarah Perjuangan dan bela negara.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Suharsono menyebut peserta seleksi mandiri Bela Negara sejumlah 3.584 peserta. Ujian seleksi dilakukan dengan ujian tes berbasis komputer. “Ada 220 peserta yang mengikuti tes setiap hari. Jumlah tersebut dibagi menjadi 4 sesi,” tuturnya ke awak media, Rabu (12/7/2023).
Baca Juga: Perkuat Peran Guru Dalam Ciptakan Lingkungan Pendidikan Toleran
Suharsono berharap pada hari Sabtu 15 Juli nanti, ujian seleksi mandiri Jalur Bela Negara bisa selesai. Ia menyebut bela negara menjadi landasan Tri Dharma perguruan tinggi di UPN Veteran Yogyakarta, berdasarkan keputusan presiden dan menteri pendidikan.
Pendaftaran seleksi mandiri Jalur Bela Negara sudah dilakukan sejak 21 Juni-3 Juli 2023. Kemudian, batas pengisian data mulai 4 Juli 2023 dan Computer-Based Test (CBT) dilaksanakan pada 12-17 Juli 2023.
Pengumuman kelulusan bakal disebutkan pada 21 Juli 2023 dan wawancara pada 31 Juli 2023. Setelah lolos seluruh seleksi, batas registrasi ulang untuk resmi menjadi mahasiswa baru (maba) UPNVY adalah 8 Agustus 2023.
Baca Juga: Bertutur Melalui Cerita Jadi Cara Efektif Untuk Sampaikan Pesan Kebhinekaan
Rektor UPNVY, Prof Irhas Effendi mengatakan secara historis UPN merupakan monumen aktif perjuangan yang didirikan para pejuang sehingga bela negara menjadi dasar dalam setiap kegiatan kampus. Misalnya, bela negara dalam ujian seleksi masuk kampus, proses perkuliahan, proses wisuda, dan proses pengenalan kampus.
“Kenapa bela negara, menduduki posisi penting karena adanya perkembangan teknologi dan arus informasi yang deras sehingga kohesitas perlu bangun dengan baik. Hanya nilai-nilai bela negara yang mampu menyatukan kita, sebagai alat pengikat,” tutur Rektor UPN.
Ia mengatakan, UPNV Yogyakarta ingin menyumbangkan lulusan-lulusan yang setia kepada Pancasila sebagai satu-satunya ideologi. Selain itu, menghasilkan generasi yang kuat dalam memegang nilai-nilai bela negara untuk merespon perkembangan zaman sehingga menjamin rasa persatuan dan kesatuan menyongsong Indonesia 2045.
Ia mengatakan, ujian seleksi mandiri Jalur Bela Negara memiliki sesi wawancara. Nantinya, para peserta yang dinyatakan lolos tes tulis akan melanjutkan ke tahap wawancara.
“Wawancara ini biar kita tahu karakter dan sikap perilaku calon maba. Apakah sudah sesuai dengan jalur bela negara ini. Nanti wawancaranya tentang semangat bela negara,” tukasnya. (jat)
