SLEMAN, BERNAS.ID – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran beserta jajarannya melakukan kunjungan di Omah Jaga Warga Kalurahan Ambarketawang, Gamping, Rabu malam (13/9/2023).
Kabaharkam Polri didampingi Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol Hary Sudwijanto, Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Dir Poludara Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen PolAgus Pranoto, dan Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Ahmad Subarkah.
Baca Juga: Kepala Dispertaru DIY Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa
Dalam kunjungannya, Kabaharkam bersama dengan rombongan meninjau langsung Omah Jaga Warga yang masih berlokasi di komplek Kantor Kalurahan Ambarketawang. Selain itu, Kabaharkam juga melakukan dialog secara langsung dengan Ketua Omah Jaga Warda dan Lurah Ambarketawang terkait peran jaga warga di masyarakat.
Usai mendengarkan penjelasan terkait implementasi Jaga Warga, Kabaharkam Polri menyampaikan apresiasinya karena telah mengoptimalkan program jaga warga untuk membantu dan melayani masyarakat untuk upaya pencegahan konflik sosial dan gangguan keamanan di masyarakat.
Komjen Pol Fadil Imran mengaku senang karena semua pihak terlibat dalam memastikan berjalannya program jaga warga ini sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. “Energi dan pikiran saya tersegarkan melihat semangat dan motivasi semua yang terlibat di sini. Kalau lingkungan RT RW aman, sudah pasti Kalurahannya aman. Kalau kalurahannya aman, tentu kecamatan aman, dan kalau Kecamatannya aman, tentu Kabupatennya aman,” tuturnya.
Meskipun dalam pelaksanaannya akan terus diperbaiki, Fadil Imran menyebut Program Jaga Warga yang telah berjalan di DIY khususnya Sleman akan menjadi contoh bagi wilayah lainnya. Bahkan, Ia mengungkapkan Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) seluruh Indonesia dihadirkan dalam kunjungan tersebut untuk melihat program jaga warga di DIY guna diterapkan di wilayahnya masing-masing.
Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan Pemkab Sleman akan terus melakukan berbagai upaya dalam mencegah konflik sosial dan gangguan keamanan di Sleman. Di antaranya, mendukung terlaksananya program jaga warga.
“Pemkab Sleman telah mengembangkan kapasitas setiap warga masyarakat melalui Omah Jaga Warga di tiap Kalurahan dengan harapan akan memperkuat persatuan dan kesatuan dalam mewujudkan keamanan, ketertiban umum, ketenteraman, dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Kustini.
Irjen Pol Hary Sudwijanto berharap dengan adanya Omah Jaga warga bisa mengidentifikasi segala permasalahan sedini mungkin yang ada di tengah masyarakat untuk dicarikan solusi secara bersama-sama. Alhasil, permasalahan idak perlu persoalan naik ke tingkat atas dan cukup diselesaikan di tingkat RW.
Baca Juga: Lurah Aktif Caturtunggal Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Tanah Kas Desa
“Melalui kehadiran Omah Jaga Warga ini keluh kesah warga dan masyarakat dapat tersalurkan. Berbagai macam keluh kesah warga tersampaikan, baik masalah kamtibmas maupun masalah lain,” tutur Irjen Pol Hary.
Lanjut tambahnya, selain Polisi RW atau Omah Jaga Warga, juga ada program Jumat Curhat dengan maksud untuk mendengarkan apa yang menjadi permasalahan di masyarakat. “Jadi semakin banyak warga yang berkeluh kesah dan permasalahan didengar, membuat Polri lebih memahami dan lebih baik,” ucapnya.
Irjen Pol Hary Sudwijanto mengimbau agar Program Polisi RW atau Omah Jaga Warga dievaluasi setiap bulan terkait personel, kemampuannya, kemudian dievaluasi kegiatannya, apakah kegiatannya sudah berhubungan langsung dengan apa yang diharapkan masyarakat. (jat)
