YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia meminta maaf terkait pernyataan Ade Armando mengenai Keistimewaan Yogyakarta. Permintaan maaf ini mewakili seluruh DPP PSI beserta jajaran PSI Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga 7000 Lurah Dan Pamong Se-DIY Siap Deklarasi Pesta Demokrasi Damai
“Kepada seluruh warga Yogyakarta khususnya, dan seluruh warga Indonesia, saya Aishah Gray, selaku ketua DPP PSI, beserta seluruh jajaran PSI DIY, meminta maaf atas kesalahpahaman yang timbul dari statement Ade Armando,” tutur Aishah Gray, Ketua DPP PSI, Senin (4/12).
Aishah menyebut memiliki pendapat berbeda dengan Ade Armando. “Kami menghormati Yogyakarta sebagai daerah istimewa,dan memahami bahwa status Istimewa ini adalah bagian yang fundamental dalam sejarah pendirian dan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
“Apa yang disampaikan Ade Armando tidak mewakili suara Partai Solidaritas Indonesia. Ade Armando berbicara sebagai seorang individu, seorang Warga Negara Indonesia yang memiliki hak untuk menyuarakan pendapatnya, termasuk di dalamnya memberikan kritik. Diskusi mengenai polemik ini harus kita lakukan secara konstruktif dengan kepala dingin di ruang terbuka,” bebernya.
Baca Juga Festival Lereng Merapi Tanamkan Pendidikan Karakter
“Sekali lagi kami tegaskan bahwa pernyataan Ade Armando tidak mewakili suara Partai Solidaritas Indonesia.Partai Solidaritas Indonesia terbuka untuk menerima kritik, dan diskusi yang membangun dalam rangka menjalankan demokrasi yang sehat dan politik yang riang gembira di Indonesia,” pungkasnya. (Jat)
