JEMBER, BERNAS.ID – Kabupaten Jember merayakan HUT ke 95 yang jatuh pada tanggal 1 Januari 2024. Sejak Bulan Februari 2021 Bupati dan Wakil Bupati, atas kepercayaan masyarakat dalam pilkada saat itu, pasangan Hendy-Firjaun memimpin Kabupaten Jember. Kepemimpinan Hendy-Firjaun meraih banyak prestasi gemilang sejak dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Jember.
Dalam upacara peringatan HUT ke 95 Kabupaten Jember di Alun-alun Jember Inspektur upacara langsung dijabat oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Senin, (8/1/2024). Turut hadir Forkopimda, pimpinan stakeholder, Pimpinan TNI di Jember, dan ASN serta para guru, termasuk guru PAUD dan TK.
Diawali dengan senam massal oleh guru yang tergabung dalam IGTKI (Ikatan Guru Tamam Kanak-kanak Indonesia) se Kabupaten Jember, dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pejabat, kepala dinas, camat, lurah, kades, dan tokoh berprestasi.
Juga diserahkan 155 rombong bagi pelaku UMKM lewat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro bagi mereka yang sudah terdaftar.
Baca Juga : Inflasi Kabupaten Jember di Akhir Tahun 2023 Rendah, Kado Istimewa HUT Ke 95
Dalam amanatnya, Bupati Hendy mengingatkan bahwa, meskipun Kabupaten Jember sekarang ini jauh lebih baik dari sebelumnya tetapi masih ada yang perlu dibenahi.
“Kita memahami bahwa tidak sedikit kelemahan dan kekurangan yang masih menjadi tantangan kita bersama. Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Namun demikian kita semua harus tetap optimis serta senantiasa berpikir positif untuk bersama-sama meraih keberhasilan dengan komitmen, dedikasi dan karya nyata dalam berbagai bidang sesuai dengan peran dan tugas masing-masing,” papar bupati.
Baca Juga : Bupati Sleman Gelar Pesta Rakyat, Syukur Pernikahan Anak
Kepemimpinan Hendy-Firjaun telah meraih banyak capaian positif sejak menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jember.
Berikut capaian yang disebut oleh Bupati Hendy saat peringatan HUT Kabupaten Jember ke 95.
– Prestasi menekan inflasi mendapatkan Dana insentif Daerah (DID) dari Kemenkeu RI sebesar 10.36 miliar tahun 2022
– Meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK tahun 2022
– PDRB naik dari Tahun 2020 dengan angka minus 2,89 persen, Tahun 2021 naik menjadi 4 persen dan Tahun 2022 meningkat menjadi 4,5 persen dan Tahun 2023 ditargetkan 5,1 persen
– Angka kemiskinan Tahun 2020 sebesar 10,09 persen, Tahun 2021 turun menjadi 10,41 persen dan Tahun 2022 sebesar 9,39 persen dan Tahun 2023 ditargetkan 8.93 persen.
– Juara pertama nasional dalam infrastruktur dengan pembangunan jalan, mendapat apresiasi dari Kementrian PUPR sebesar 40 miliar rupiah
– Mengangkat PPPK, Tahun 2021 sebanyak 927, Tahun 2022 mengangkat PNS sebanyak 555 dan 2 763 PPPK, Tahun 2023 mengangkat 781 PPPK
– Melakukan sejumlah pelantikan pejabat struktural, fungsional dan jabatan tertentu
– Stunting balita, Tahun 2021 sebanyak 20.500 dan Tahun 2022 menurun menjadi 12.754 balita. Data Dinkes per Agustus 2023 sebanyak 9.837 balita. (sgt)
