JAKARTA, BERNAS.ID – Sebanyak 54 kapal reguler telah disiapkan untuk melayani penyeberangan di Selat Bali menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
Persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang dan potensi kepadatan lalu lintas di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang.
Koordinator Satuan Pelaksana BPTD Pelabuhan Gilimanuk, I Made Ria Fran Dharma Yudha, menyebutkan bahwa penambahan kapal perbantuan juga sedang diajukan.
Baca Juga : Asik! Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Selama Libur Nataru 2024/2025
“Armada perbantuan masih dalam tahap pengajuan, tetapi kami siap mengantisipasi lonjakan penumpang,” ujar Yudha.
Diperkirakan puncak arus mudik Natal terjadi pada 23-24 Desember 2024, sementara puncak arus balik Natal akan terjadi pada 4 Januari 2025.
Di sisi lain, General Manager PT ASDP Cabang Ketapang-Gilimanuk, Yani Andriyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG dan KSOP untuk mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat memengaruhi kelancaran pelayaran.
Baca Juga : Selama Operasi Zebra Jaya, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tindak 107 Pelanggar
“Jika cuaca buruk, kami akan menutup pelayaran sementara demi keselamatan penumpang,” tegas Yani.
Selain itu, dermaga baru di Gilimanuk akan dimaksimalkan untuk mendukung kelancaran operasional. Yani menambahkan bahwa kapal Jatra II kemungkinan akan kembali digunakan sebagai armada bantuan jika diperlukan, sebagaimana dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan kelancaran arus mudik dan balik, serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang akan menyeberang selama periode liburan panjang. (DID)
