KULON PROGO, BERNAS.ID – Dinas Komunikasi dan informatika (Kominfo) mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) dalam Forum Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) se-Kulon Progo.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 41 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terdi dari dinas, bagian, badan, rumah sakit maupun kapanewon.
Acara dilaksanakan di Ruang Sermo Komplek Pemda Kulon Progo, Rabu (12/3/2025) dengan menghadirkan dua narasumber dari Komisi Informasi Daerah (KID) Wawan Budiyanto, S.Ag.MSI dan Visit Kulon Progo Agri Aryoko, S.Pd.Gr.
Kepala Dinas Kominfo Agung Kurniawan, S.IP.,M.Si mengatakan forum PPID sebagai sarana untuk bersilaturahmi antar pengurus PPID di Kulon Progo. Selain itu, menjadi wadah untuk belajar bersama berkaitan dengan kegiatan PPID.
Baca Juga : Bimtek Media Sosial Se-Kabupaten Sleman, Pjs Bupati Tekankan Netralitas ASN
“Forum PPID sebagai wadah silaturahmi dan sarana pembelajaran bagi pengurus PPID. Sehingga mampu menghadirkan keterbukaan publik kepada masyarakat. Termasuk dalam memberikan informasi atau berita, setiap OPD dituntut menayangkan minimal 12 berita setiap bulannya,” ungkap Agung.
Lebih lanjut, Agung menekankan agar semua OPD di Kulon Progo Informatif. Sehingga masyarakat akan mudah mencari informasi pada masing-masing OPD.
“Kita berharap OPD di Kulon Progo semuanya informatif. Hal tersebut sudah menjadi kewajiban, semoga panduan yang sudah diterbitkan KID mampu membimbing kita menjadi badan publik yang informatif,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wawan selaku pemateri dari KID mengungkapkan, buku panduan yang diterbitkan tersebut merupakan panduan dalam penilaian KID di DIY. Sehingga apabila mengacu pada buku tersebut sudah tentu informatif.
“Insya Allah, kalau kita sudah mengacu pada buku tersebut sudah tentu informatif. Ini bukan hanya bocor alus lagi tetapi sudah dibocorkan materi-materi dalam penilaian,” ungkap Wawan.
Baca Juga : Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan, SMA Negeri 5 Yogyakarta Menggelar Bimtek
Kualitas informasi, lanjut Wawan, dapat dilihat dari website maupun media sosial OPD. Dengan ketentuan yang ada di buku panduan tersebut menjadikan OPD semakin mudah untuk menentukan menu media dan bukti dukung yang relevan, ujarnya.
Sementara itu, Agri dari Visit Kulon Progo mengungkapkan kiat-kiat untuk membuat konten yang menarik. Dia mengungkapkan OPD perlu melihat target sasaran yang akan dibidik, sehingga konten akan disesuaikan dengan audien tersebut.
“Tentunya tentukan target audien yang akan dibidik dari konten kita, pilih platform, atur penjadwalan konten, buat konten yang menarik dan optimalisasi konten. Selain itu, kita perlu melihat prime time, jam-jam banyak orang membuka medsos tersebut,” terang Agri. (*/cdr)
