BERNAS – Liburan ke Jepang memang jadi impian banyak orang. Tapi sering kali rencana itu tertunda karena kamu takut biaya liburan ke Jepang 7 hari bakal menguras tabungan habis-habisan.
Padahal, kalau kamu tahu cara mengatur anggaran dengan bijak, biaya liburan ke Jepang 7 hari bisa irit banget, lho. Mulai dari tiket, penginapan, sampai makan semua bisa disiasati dengan trik hemat tanpa mengurangi keseruan.
Tips Mengatur Biaya Liburan ke Jepang 7 Hari
Biar kamu bisa menikmati Jepang selama seminggu dengan budget minim, yuk simak rincian pengeluarannya. Kamu bisa sesuaikan dengan gaya liburan kamu: mau backpacker, ala pelajar, atau setengah mewah juga tetap bisa irit!
1. Tiket Pesawat Pulang Pergi
Biaya paling besar biasanya ada di tiket pesawat. Tapi jangan khawatir, ada banyak trik yang bisa kamu lakukan.
-
Rata-rata tiket dari Jakarta ke Tokyo (PP) bisa kamu dapat mulai dari Rp6.500.000 – Rp8.500.000, tergantung maskapai dan waktu pembelian.
-
Gunakan incognito mode saat mencari tiket dan manfaatkan fitur notifikasi harga dari aplikasi pemesanan.
-
Beli tiket minimal 3 bulan sebelum keberangkatan agar dapat harga paling miring.
2. Akomodasi Selama 7 Hari
Soal penginapan, kamu punya banyak pilihan tergantung kenyamanan dan budget.
-
Hostel atau capsule hotel jadi pilihan paling irit, mulai dari Rp200.000 – Rp400.000 per malam.
-
Total selama 7 malam kamu hanya butuh sekitar Rp1.500.000 – Rp2.800.000.
-
Kalau kamu pergi berdua atau rombongan, menyewa Airbnb bisa jauh lebih hemat dan nyaman.
3. Transportasi Harian di Jepang
Jangan sampai keliru pilih transportasi, karena ini bisa bikin pengeluaran kamu membengkak.
-
Beli JR Pass khusus wisatawan asing, harganya sekitar Rp4.000.000 untuk 7 hari, tapi kamu bebas naik kereta jarak jauh sepuasnya.
-
Untuk area sekitar Tokyo saja, kamu bisa pakai Tokyo Subway Pass (sekitar Rp100.000 per hari) yang lebih hemat.
-
Total transportasi bisa ditekan hingga Rp1.000.000 – Rp1.500.000 kalau kamu fokus di satu kota.
4. Makan Hemat Tapi Enak
Jepang punya banyak makanan enak dengan harga terjangkau, asal kamu tahu tempatnya.
-
Convenience store (seperti 7-Eleven atau Lawson) punya makanan siap santap mulai dari Rp40.000.
-
Resto cepat saji Jepang seperti Yoshinoya atau Matsuya bisa kasih kamu semangkuk beef bowl cuma Rp60.000.
-
Rata-rata makan 3 kali sehari selama 7 hari hanya butuh sekitar Rp1.500.000.
5. Tiket Wisata dan Aktivitas
Beberapa tempat wisata di Jepang gratis, tapi ada juga yang berbayar.
-
Tiket masuk Tokyo Skytree atau Osaka Aquarium sekitar Rp300.000.
-
Untuk irit, kamu bisa fokus ke taman, kuil, atau festival yang sering gratis dan tetap seru.
-
Sisihkan sekitar Rp500.000 – Rp1.000.000 untuk tiket wisata selama 7 hari.
6. Belanja dan Oleh-Oleh
Kalau kamu suka bawa pulang oleh-oleh, tentukan batas pengeluaran dari awal.
-
Beli snack khas Jepang dalam kemasan besar lalu bagi-bagi.
-
Budget Rp500.000 sudah cukup untuk oleh-oleh, asal belanjanya di Don Quijote atau Daiso.
7. Biaya Tambahan Tak Terduga
Sediakan dana cadangan untuk keperluan darurat atau hal tak terduga selama di sana.
-
Bisa sekitar Rp500.000 – Rp1.000.000 sebagai dana fleksibel.
-
Kalau tidak terpakai, bisa kamu pakai untuk belanja atau upgrade penginapan di malam terakhir.
Total Biaya Liburan ke Jepang 7 Hari
Setelah dijumlahkan, ini kira-kira rincian totalnya:
| Kebutuhan | Estimasi Biaya |
|---|---|
| Tiket Pesawat (PP) | Rp6.500.000 |
| Penginapan | Rp2.000.000 |
| Transportasi | Rp1.500.000 |
| Makanan | Rp1.500.000 |
| Tiket Wisata | Rp800.000 |
| Oleh-oleh | Rp500.000 |
| Dana Tak Terduga | Rp700.000 |
| Total | Rp13.500.000 |
Dengan total biaya liburan ke Jepang 7 hari sekitar Rp13 jutaan, kamu bisa jalan-jalan seru tanpa bikin dompet nangis. Tinggal pintar-pintar atur prioritas dan manfaatkan promo yang ada!
Baca Juga: Tokutei Ginou Adalah Program Paling Dicari di Jepang!
Siap Liburan? Yuk, Atur Jadwal dan Keuangan Sejak Dini!
Kalau kamu bisa atur uang sebaik ini, bayangkan gimana kamu bisa lebih hebat lagi kalau kuliah di bidang manajemen atau pariwisata. Apalagi kalau kamu suka merencanakan perjalanan, membuat itinerary, dan ngatur budget, kuliah bisa jadi jalur karier yang pas banget!
Yuk, daftar kuliah diUniversitas Mahakarya Asia (UNMAHA) dan kembangkan kemampuan manajemen kamu dari sekarang! Di UNMAHA, kamu bisa belajar sambil praktik langsung, cocok buat kamu yang ingin jadi travel planner, pengusaha tour, atau manajer event pariwisata. Langsung tanya-tanya ke adminnya juga bisa lewat WhatsApp.
Biaya liburan ke Jepang 7 hari ternyata tidak semahal yang dibayangkan. Dengan perencanaan yang matang dan keputusan cerdas, kamu bisa menikmati keindahan Jepang tanpa harus mengorbankan keuangan. Mulai dari tiket murah, penginapan ekonomis, hingga makan enak nan iri semua bisa kamu dapatkan asal tahu triknya.***
Editor: Tiyo Andusti
