JAKARTA, BERNAS.ID – Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana, mendorong Pemprov DKI meniru langkah yang pernah diterapkan mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam menangani anak-anak pelaku tawuran, yaitu dikirim ke barak militer untuk dibina.
“Kami mengusulkan kepada Kesbangpol agar para pelaku tawuran dibina di barak-barak militer. Ini pernah dilakukan Dedi Mulyadi dan hasilnya cukup positif,” kata William, Selasa (15/7/2025).
Baca Juga : Legislator Golkar Desak Pemprov DKI Bentuk Satgas Cegah Tawuran Remaja
Menurutnya, langkah tersebut bisa menjadi solusi darurat untuk menekan angka tawuran yang terus terjadi di Jakarta. Apalagi, berdasarkan catatan Polda Metro Jaya, selama April 2025 tercatat ada 45 kasus tawuran.
“Belum lama ini Kapolda menyebut ada lebih dari 40 kasus tawuran hanya dalam sebulan. Artinya, kita perlu pendekatan yang lebih tegas dan inovatif,” ujarnya.
Baca Juga : Tawuran Geng Motor, Satu Pelajar Kena Busur
William menilai pendekatan barak militer terbukti mampu membentuk karakter dan menanamkan kedisiplinan. Ia mencontohkan, beberapa anak yang menjalani pembinaan di Jawa Barat menunjukkan perubahan sikap setelah kembali ke masyarakat.
“Anak-anak yang sebelumnya terlibat kekerasan, setelah pulang dari barak, sikapnya berubah. Ini patut dicoba di Jakarta,” lanjutnya.
Ia mendorong Pemprov DKI segera membahas ide tersebut bersama pemangku kepentingan, seperti Kesbangpol, Dinas Pendidikan, hingga aparat keamanan. “Perlu ada pembicaraan lintas sektor agar solusi ini bisa dirancang dengan baik dan tepat sasaran,” pungkasnya. (DID)
