YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Bersekolah non formal tidak menyurutkan prestasi Rayyan Shaquille Alfarezel dalam bermusik. Memilih jalur musik klasik, Rayyan panggilan akrabnya telah banyak menorehkan prestasi dalam dunia bermusik, khususnya dalam bermain piano dan biola.
Siswa kelas VIII PKBM Reksonegaran Yogyakarta ini mengaku sudah menggeluti dunia musik sejak berusia 4 tahun, dan didukung oleh kedua orangtuanya.
“Awalnya pas berumur 4 tahun sudah menyenangi piano, dan akhirnya di kursuskan sama orangtua,” ujar Rayyan, Sabtu (2/8/2025) saat ditemui disela penampilannya pada acara Beyond The Keys di Taman Budaya Yogyakarta.
Diakui Rayyan, dengan dirinya bersekolah di PKBM Reksonegaran Yogyakarta, dia lebih bisa mengatur waktu antara belajar, bermain musik, dan bermain dengan teman-temannya.
Baca Juga: PKBM Reksonegaran Yogyakarta Gelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
“Biasanya aku pagi-pagi belajar, habis itu latihan musik, setelah itu bermain. Karena sekolah di PKBM Reksonegaran, jadinya waktu belajarnya bisa fleksibel,” katanya.
Dalam penampilannya di TBY, Rayyan membawakan dua buah lagu menggunakan piano klasik dan satu lagu dengan biola kesayangannya.
Bahkan Rayyan sudah beberapa kali tampil dalam acara bergengsi yang diselenggarakan di Yogyakarta.
“Seperti Prambanan Jazz, saya sudah dua kali ini mengisi acara disana, terakhir yang tahun 2025 ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala PKBM Reksonegaran Yogyakarta, Sudarmaji mengapresiasi dan memberi dukungan penuh terhadap langkah yang ditempuh Rayyan.
Baca Juga: Tutor PKBM Reksonegaran Ikuti Pelatihan E-Learning
“Kami dari pihak sekolah tentunya sangat mendukung dengan apa yang diambil oleh Rayyan,” ujarnya.
Karena menurut Sudarmaji, di PKBM Reksonegaran Yogyakarta, anak didik memiliki talenta yang berbeda-beda.
“Di PKBM Reksonegaran, banyak anak yang bertalenta seperti Rayyan ini, ada yang di dunia tarik suara, dance, modeling, hingga olahraga seperti karate,” katanya.
Dengan mengusung sistem pembelajaran menggunakan e-learning, diharapkan anak didik PKBM Reksonegaran Yogyakarta bisa bersaing dengan anak sekolah formal lainnya.
“Tidak sedikit anak didik kami yang melanjutkan ke sekolah negeri ataupun ke perguruan tinggi negeri dan ternama,” katanya.
Bahkan dalam setiap anak didik memiliki keahlian, pihak PKBM Reksonegaran Yogyakarta selalu mendorong dan mendukungnya.
Baca Juga: Outing Class PKBM Reksonegaran Kunjungi Istana Gedung Agung dan Kedhaton Yogyakarta
“Kami selalu mendorong dan memberi dukungan terhadap anak didik dalam keahliannya masing-masing,” pungkasnya. (mar)
