YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dalam rangka merayakan Hari Kebudayaan, 17 Oktober 2025, digelar Pekan Film Indonesiana yang ditandai dengan nonton film bersama di sejumlah kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta.
Empat film pendek diputar dalam ajang ini. Keempatnya berjudul Ada Hantu di Menara Merdu, Kwartet: Gupala Sang Jaganawa, Gin Swa, dan Wingkang Ranu. Salah satunya, Kwartet: Gupala Sang Jaganawa, adalah film animasi.
Kwartet bercerita tentang empat anak yang bermain bersama, namun secara tak sengaja merusak sesajian tradisional. Mereka lalu ditemui oleh sosok yang menyeramkan. Sementara Ada Hantu di Menara Merdu bercerita tentang sekelompok anak yang berlibur di Banyuwangi, dan mencoba menemukan pengalaman seru dengan berburu hantu.
Wingkang Ranu adalah film berbahasa dan ber-setting Bali, tentang Putu Ayu (18) yang ingin melanjutkan kuliah, namun ia mendapati orang tuanya mengalami gagal panen bawang, sehingga mengalami kesulitan finansial. Sedangkan Gin Swa adalah film ber-setting keluarga Chindo, tentang Alin (22) yang bekerja keras menjadi aktris pemain film, demi menabung untuk bisa membelikan ayahnya mobil.
Baca juga: Menteri Kebudayaan Fadli Zon Buka JAFF 2024 Dalam Suasana Hujan
Film-film itu kini bisa ditonton di aplikasi IndonesianaTV yang bisa diunduh di PlayStore atau AppStore. Atau bisa juga dengan membuka Indonesiana.tv di piranti masing-masing.
Yudhi Wahyudi selaku perwakilan dari Balai Media Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI mengatakan, film Indonesia kini sekarang sangat diminati dan banyak diproduksi. Jumlah penonton pun kini melimpah.
“Kami mendorong terus untuk bertambah,” kata dia dalam pembukaan acara.
Ia menambahkan, film-film yang diproduksi Indonesiana TV ini bisa jadi media diplomasi bagi kementrian luar negeri (Kemenlu). Sebab sebagian film sudah diberi subtitle atau takarir.
“[Bisa jadi] media diplomasi Kemenlu-kemenlu di luar negeri,” tandas Yudi. (den)
