SLEMAN, BERNAS.ID – Dewan Jamu Indonesia (DJI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjalin kolaborasi strategis dengan Ashram Edupark dalam upaya mengembangkan taman tanaman obat.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui pemanfaatan lahan seluas dua hektare yang dimiliki Ashram Edupark.
Ketua Dewan Jamu Indonesia DIY, Prof. Nyoman Kertia menjelaskan, bahwa program ini bertujuan untuk mengembangkan berbagai jenis tanaman herbal yang memiliki khasiat sebagai bahan dasar obat-obatan tradisional.
Baca Juga : Dewan Jamu Indonesia DIY Upayakan Pelaku Usaha Jamu Tradisional untuk Bertahan dan Berkembang
Selain itu, taman obat ini juga dirancang sebagai sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat umum.
“Dewan Jamu Indonesia DIY bersama Ashram Edupark akan mengembangkan tanaman obat yang nantinya menjadi lahan pendidikan bagi para pelajar yang ingin mempelajari aneka tanaman obat,” ujar Prof. Nyoman saat menghadiri kegiatan di Ashram Edupark, Sleman, Sabtu (29/11/2025).
Lebih lanjut, Prof. Nyoman mengungkapkan, bahwa salah satu fokus utama dalam pengembangan taman ini adalah budidaya tanaman dari jenis “temu-temuan”, seperti temulawak dan temu ireng, yang dikenal memiliki manfaat sebagai antioksidan dan pengobatan berbagai penyakit modern.
“Tanaman temu sangat berkhasiat bagi tubuh, bisa digunakan sebagai antioksidan dan untuk mengatasi berbagai penyakit masa kini,” tambahnya.
Dukungan penuh terhadap inisiatif ini juga disampaikan oleh pemilik Ashram Edupark, Hafidh Asrom.
Ia menyatakan, bahwa pihaknya siap menyediakan fasilitas dan sumber daya yang dibutuhkan demi suksesnya pengembangan taman obat tersebut.
Baca Juga : Bedah Buku Wisata Kebugaran Kukuhkan Gerakan Wonderful Indonesia Wellness
“Saya mendukung penuh Dewan Jamu Indonesia DIY dalam mengembangkan tanaman obat di Ashram Edupark. Semoga taman ini dapat menjadi bahan ajar yang bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat luas,” tutur Hafidh Asrom.
Apresiasi juga datang dari Penasehat Dewan Jamu Indonesia DIY, Idham Samawi. Ia menilai bahwa kolaborasi ini sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Apa yang dilakukan ini selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan merupakan wujud nyata dari cita-cita kemerdekaan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,” ujarnya. (cdr)
