JAKARTA, BERNAS.ID – PAM Jaya menggelar Townhall Meeting All Employees bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-103 PAM Jaya, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi internal sekaligus penegasan komitmen sosial perusahaan.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan townhall meeting digelar untuk memperkuat soliditas tim dalam menghadapi tantangan perusahaan pada 2026.
Baca Juga : Pemprov DKI Kirim Bantuan untuk Korban Longsor dan Banjir di Sumatra
“Alhamdulillah, hari ini HUT PAM Jaya ke-103. Kami melakukan townhall meeting untuk penguatan sinergitas tim agar lebih kuat menghadapi tantangan 2026,” kata Arief.
Dalam kesempatan tersebut, PAM Jaya juga menyalurkan donasi kemanusiaan untuk Sumatra sebagai bentuk empati keluarga besar PAM Jaya terhadap keterbatasan akses air bersih di wilayah terdampak.
“Ini bagian dari empati kami. Sesuai instruksi Pak Gubernur, minggu ini dan minggu depan kami akan mengirimkan dua unit WTP mobile, 10 mobil tangki lengkap dengan sopir, serta tim teknis untuk membantu perbaikan instalasi pengolahan air di Sumatra,” jelasnya.
Arief menegaskan bantuan tersebut dilakukan karena kondisi air bersih di wilayah tersebut masih sangat terbatas dan membutuhkan penanganan segera.
Baca Juga : PAM Jaya Kejar 90 Persen Layanan Air Bersih pada 2027
Selain isu kemanusiaan, Arief juga mengungkapkan langkah transformasi digital PAM Jaya melalui penerapan Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mulai berjalan pada Januari 2026.
“ERP ini sistem integrasi yang menyatukan seluruh sistem di perusahaan agar PAM JAYA semakin profesional. Semua data akan terpantau melalui dashboard dan go live Januari 2026. Ini momentum transformasi digital PAM Jaya,” ujarnya.
Tak hanya itu, PAM Jaya juga merencanakan pembangunan sentra pelayanan baru di Pejompongan yang dilengkapi pusat edukasi air pertama di Indonesia.
“Awal Januari kami akan meminta waktu Pak Gubernur untuk kick off pembangunan sentra pelayanan baru di Pejompongan, sekaligus pusat edukasi air. Ini bagian dari proses transformasi PAM Jaya,” kata Arief.
Ketua Dewan Pengawas (Dewas) PAM Jaya, Prasetyo Edi Marsudi menegaskan komitmennya untuk fokus guna mencapai target 100 persen layanan perpipaan di Jakarta.
Prasetyo Edi Marsudi, yang akrab disapa Pras mengatakan, pengawasan dilakukan dengan memperkuat kolaborasi antara Dewas dan jajaran direksi PAM Jaya agar seluruh kebijakan dan program berjalan searah.
“Peran Dewas adalah memastikan PAM Jaya berjalan sesuai koridornya. Sekarang PAM Jaya menjadi tuan rumah penuh. Mitra-mitra lama sudah bersatu, dan ini menjadi modal penting untuk melangkah ke depan,” kata Pras.
Dia menyebut target 100 persen perpipaan merupakan visi Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang harus diwujudkan secara konsisten melalui kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan.
Pras menegaskan, Dewas dan direksi PAM Jaya akan terus membangun kerja sama yang solid, saling mengoreksi, dan menjaga fokus perusahaan pada pelayanan air minum bagi warga Jakarta.
“Kami berkolaborasi dengan direksi, bekerja dengan niat yang sama. Hatinya harus PAM Jaya. Tidak ada lagi Palyja, tidak ada lagi Aetra,” ujarnya. (DID)
