JEMBER, BERNAS.ID – Kecamatan Puger menjadi satu-satunya kecamatan yang berhasil mencatatkan KTP-el terbanyak di Kabupaten Jember. Salah satu desanya berpeluang menerima pahala dari Bupati Fawait.
Hingga tanggal 20 Februari 2026 di Kecamatan Puger berhasil mencatatkan 2.488 KTP-el, jauh melampaui kecamatan lain.
Baca juga: Dispendukcapil Jember Targetkan 2 Bulan Cetak KTP Elektronik 68.000 Keping
Total ada 31 kecamatan di Kabupaten Jember, 3 kecamatan masuk kota yaitu Patrang, Kaliwates dan Sumbersari. Khusus di kecamatan kota pelayanan cetak KTP-el dipusatkan di kantor Dispendukcapil di Jalan Jawa no. 18 Sumbersari.
Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, SH., M.Si, melalui Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Moch. Agus Khusnul Mufid, ST., M.Si, memberikan informasi terkait perekaman dan pendistribusian KTP-el ini.
“Rekap Cetak KTP-el Inovasi Pelayanan Peta Cinta, mulai tanggal 6 Januari sampai 20 Februari 2026 sebanyak 39.000,” ujar Mufid, Selasa, (24/2/2026).
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait meluncurkan program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP-el di Kecamatan) pada awal Januari 2026.
Program ini merupakan jawaban konkret atas keterlambatan cetak KTP-el karena terbatasnya blanko. Pemkab Jember digelontor 68.000 blanko oleh Kemendagri atas permohonan Gus Fawait.
Bupati Fawait bertujuan menyelesaikan seluruh tanggungan cetak identitas dasar warga ini pada akhir bulan ini, Februari 2026.
Pada saat peluncuran Peta Cinta Bupati Fawait berjanji akan memberikan hadiah kepada desa yang paling banyak membuat KTP-el. Dari data di atas salah satu desa di Kecamatan Puger berpeluang mendapatkan janji itu.
“Kecamatan Puger paling banyak sejumlah 2.488 KTP mas,” jawab Mufid melalui WhatsApp.

Untuk menjelaskan hal ini, Camat Puger Beny Armindo Ginting, S.STP, menjelaskan betapa besarnya antusiasme warganya.
“Dua minggu di awal peluncuran kami kelabakan karena warga datang berbondong-bondong ke kantor kecamatan,” ujar Benny saat dihubungi melalui telepon, Selasa, (24/2/2026).
Sejak hari pertama sampai minggu kedua warga yang datang dari semua desa di Puger. Ada 12 desa di sana; Bagon, Grenden, Jambearum, Kasiyan, Kasiyan Timur, Mlokorejo, Mojomulyo, Mojosari, Puger Kulon, Puger Wetan, Wonosari, dan Wringintelu. Undangan cetak KTP-el disampaikan per desa.
Petugas undangan melayani. Hampir tiap hari petugas mencetak lebih dari 100 keping. Pernah tercatat dalam sehari dicetak 130 dan menyimpan KTP el.
Baca Juga : Perekaman KTP Elektronik Pemula, Pencarian Jati Diri Generasi Muda di Jember
Cara itu banyak dikeluhkan warga, karena tidak efisien. Warga terlalu lama menunggu pelayanan.
Memasuki minggu ketiga Camat Beny menggunakan strategi baru. Warga yang ingin mencetak didaftar dan diberi nomor antrian.
Batas maksimal cetak perhari mulai, dibatasi dari 100, 90 dan seterusnya.
“Kita pakai trik, sekarang maksimal per hari 70. Kalau ada yang datang tetap kita beri nomor, di atas 70, tapi cetaknya besok dengan nomor antrian baru,” terang Beny.
Untuk menghindari komplain, Camat Beny selalu menyediakan ketersediaan blangko.
“Seingat saya, kami sudah mengambil blangko lebih dari 5 kali ke kantor Dispendukcapil.Total hampir 3.000 keping,” ungkap Beny. (sgt)
