Bernas.id – Kalian pasti tidak asing lagi dengan baju bodo yang berasal dari Sulawesi Selatan. Ternyata pakaian adat Sulawesi Selatan bukan hanya itu saja loh dan masih ada baju khas daerah tersebut yang mempesona.
Sulawesi Selatan memiliki beragam suku seperti Suku Makassar, Suku Toraja Suku Bugis, Suku Mandar, dan masih ada lagi. Masing-masing suku memiliki warisan pakaian adat yang semakin menambah khasanah budaya provinsi ini.
Berdasarkan fungsinya pakaian adat daerah ini untuk acara upacara adat, pernikahan, dan acara lainnya yang berkaitan dengan budaya baik festival seni, tarian, dan lainnya.
Lantas, apa saja pakaian adat yang dimiliki Sulawesi Selatan? Aksesoris pelengkapnya? Yuk simak sampai akhir tulisan pada artikel ini.
Baca juga: 10 Nama Pakaian Adat Bali yang Sarat Akan Makna Luhur
Daftar Isi :
- Pakaian Adat Sulawesi Selatan
- Baju Bodo
- Baju Bella Dada
- Baju Labbu
- Jas Tutu'
- Baju Pokko'
- Seppa Tallung Buku
Pakaian Adat Sulawesi Selatan
Ada banyak ragam pakaian adat yang dimiliki Sulawesi Selatan. Kamu wajib tahu agar tidak hanya menilai bahwa setiap provinsi hanya memiliki satu pakaian adat. Berikut adalah enam pakaian adat yang ada di Sulawesi Selatan:
1. Baju Bodo
Baju bodo ini dimiliki oleh suku Bugis-Makassar tapi orang sana menyebutnya waju ponco. Bentuknya persegi dan tampak mengembang seperti balon serta memiliki lengan pendek.

Baju podo yang sampai pinggang biasa dipakai oleh remaja, penari, dan pengantin. Sementara yang panjangnya sampai betis untuk perempuan dewasa.
Warna pakaian ini juga menjadi pembeda status sosial, dimana warna putih untuk kalangan bawah, warna hijau dipakai bangsawan, merah untuk gadis dewasa, jingga untuk anak-anak, dan ungu untuk janda.
Namun di era modern ini baju bodo sudah modis dan banyak pilihan warna tanpa ada ketentuan di atas, jadi bebas memilih warna sesuai selera.
Bawahan baju ini disebut sarung lipa’ bermotif kotak-kotak. Selain itu juga dihiasi aksesoris seperti kalung, gelang, hiasan kepala, dan lainnya.
Baca juga: Pakaian Adat Aceh Dipenuhi Makna Perpaduan Filosofis Budaya
2. Baju Bella Dada
Kalau baju bodo khusus untuk perempuan, maka laki-lakinya menggunakan baju bella dada dengan motif polos. Ciri-cirinya berlengan panjang, memiliki kerah yang dibubuhi kancing emas atau perak dan ada belahan dadanya, serta ada dua saku di kanan dan kiri.
Bawahannya menggunakan celana yang dikenal dengan paroci dan pada pinggangnya dililit sarung lipa' garusu. Tidak kalah dengan perempuan, laki-laki juga menggunakan aksesoris gelang dan badik. Tentunya akan membuat pakaian adat ini lebih mahal dan gagah jika dipakai.

3. Baju Labbu
Baju Adat Sulawesi Selatan ini memiliki kemiripan dengan baju bodo. Namun, bagian lengan Baju Labbu panjang dan ketat dari siku hingga pergelangan tangan. Bahan dasarnya kain sutera tipis tadi tidak nerawang. Ketika memakainya dipadukan dengan perhiasan lempeng warna emas maupun perak.

Baca juga: Inilah 8 Pakaian Adat Sumatera Barat dan Keindahan Aksesorisnya
4. Jas Tutu'
Sama dengan baju bella dada, jas tutu’ memiliki lengan panjang, berkerah dan ada kancingnya. Bedanya tidak memiliki belahan di dada. Dipadukan juga dengan sarung untuk membalut celananya bagian pinggang sampai atas lutut yang terdiri dari warna terang mencolok seperti hijau, kuning, dan merah.

5. Baju Pokko'
Baju adat ini biasa dikenakan okeh perempuan Tana Toraja. Memiliki warna polos tapi yang bermotif tenun toraja juga ada. Memiliki lengan pendek dan antara atasan dan bawahan warnanya sama atau senada. Aksesoris kandaure yang dipakai berupa manik-manik di dada dan pinggang. Pakaian adat toraja sering dipakai saat pagelaran seni tarian ma'gellu, pernikahan, kematian, dan upacara adat.

Jika acaranya tidak terlalu resmi maka tanpa aksesoris kandaure tapi diganti dengan kalung dan gelang yang terbuat dari manik masak.
Sementara saat acara pernikahan sangatlah dibuat mewah dari mulai pemilihan warna baju yaitu emas, silver, biru, dan lainnya sesuai keinginan mempelai. Aksesoris yang dipakai kompleks dari hiasan kepala, gelang, kalung sampai gayang atau keris.
Baca juga: 8 Jenis Pakaian Adat Sumatera Utara Berdasarkan Suku yang Ada
6. Seppa Tallung Buku
Pakaian Seppa Tallung Buku ini satu set atasan dan bawahan untuk laki-laki Toraja dengan panjang sampai lutut.Bahan kainnya ada yang polos dan juga bermotif tenun khas Toraja dengan aksesoris pelengkap yaitu ikat kepala, seledang kain, gayang, dan kalung. Seperti pakaian adat lainnya yang digunakan saat pagelaran seni khas Toraja, pernikahan, kematian, dan upacara adat.

Sedangkan untuk pakaian acara pernikana mirip dengan jas tutu' dengan warna terang yang disenadakan dengan warna pakaian mempelai perempuannya.
Bagaimana, setelah melihat-lihat pakaian adat Sulawesi Selatan apakah ingun mencoba memakainya di hari pernikahan? Atau ingin memakaikan untuk si kecil di acara festival budaya? Bisa saja loh Bun. Langsung saja dipilih warna yang cocok.
Demikianlah informasi seputar jenis pakaian adat Sulawesi Selatan yang masih dijaga dan dilestarikan sampai sekarang, Jangan khawatir merasa jadul jika memakai pakaian adat, karena modifikasi pakaian adat saat ini sangat menawan tanpa menghilangkan nilai-nilai keasliannya. Mari menjaga warisan budaya agar tetap menjadi satu kesatuan yang apik di suatu daerah.
Baca juga: Inilah 7 Jenis Pakaian Adat Riau Unik dan Elegan Dilihat
