SLEMAN, BERNAS.ID – Penularan virus Covid-19 dari Klaster Takziah di Sedayu, Bantul meluas sampai ke tiga kabupaten lain di Yogyakarta seperti Sleman, Kulon Progo, dan Gunungkidul. Hasil tracing per 5 November 2021 menemukan 69 orang warga Sleman positif Covid-19 dari klaster takziah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama memaparkan data wilayah sebaran pasien, yaitu di 6 Kapanewon. Ia menyebut temuan kasus terbanyak di Godean dengan 31 orang yang positif.
Untuk di Kapanewon Gamping, lanjut Cahya, tercatat 16 kasus. Lalu, di Moyudan tercatat 9 kasus, kemudian di Minggir 6 kasus, serta di Seyegan tercatat 6 kasus. Di Ngaglik tercatat 1 kasus dan di Depok tercatat 1 kasus.
“69 warga Sleman itu, terdiri dari 47 laki-laki dan 22 perempuan. Saat ini, mereka sudah isolasi di Isoman dan Isoter,” ucapnya, Sabtu (6/11/2021).
Baca Juga Takziah Menjadi Pemicu 2 Kluster Padukuhan di Sleman
Cahya pun mengingatkan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan, 5M. “Pakai masker, kurangi mobilisasi yang tidak penting, dan menghindari kerumunan,” tuturnya.
Baca Juga Kluster Covid Ziarah Muncul di Seyegan Sleman
Terpisah, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengharapkan masyarakat di Kabupaten Sleman tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Khususnya, di setiap kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti takziah atau resepsi pernikahan. “Semua masyarakat Sleman, jangan abai terhadap prokes, walaupun sudah divaksin,” tuturnya, Sabtu (6/11/2021).
Ia pun sudah menginstruksikan kepada jajarannya sampai ke tingkat ketua PKK Kalurahan dan Kapanewon untuk mensosialisasikan kembali kepada masyarakat pentingnya protokol kesehatan. “Jangan sampai ada gelombang ketiga dan ada klaster-klaster terjadi lagi,” tukasnya. (jat)
