SERANG, HarianBernas.com – Destinasi wisata seperti Pantai Anyer, Karang Bolong, Pantai Sawarna, dan destinasi budaya lain yang ada di Banten, belum didukung dengan infrastruktur yang memadai.
“Saya paham betul jalur-jalur wisata di Banten. Banten lemah infrastruktur,” kata Dadang Rizki, Deputi Destinasi dan Industri Wisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar), pada Sabtu (13/2).
Lambatnya pembangunan infrastruktur terlihat di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang. Padahal dua kabupaten ini memiliki destinasi wisata yang baik, seperti KEK Tanjung Lesung di Kabupaten Pandeglang dan Pulau Peucang di dekat Taman Nasional Ujung Kulon.
Sumber daya manusia yang kurang, dinilai membuat wisata di Banten ini sepi pengunjung.
“Provinsi Bali yang terkenal akan pariwasatanya, memiliki ribuan jumlah pemandu wisata. Sementara di Banten hanya ada 60 orang,” tutur Dadang.
Media sosial yang marak digunakan oleh masyarakat bisa menjadi salah satu cara untuk mempromosikan wisata Banten.
“Kami juga harapkan teman-teman media membantu ekspose pariwisata di Banten. Peran media sangat dibutuhkan dalam mendongkrak jumlah wisatawan,” ujar dia.
