BERNAS.ID – Pernahkah Anda mengalami rasa takut, gugup, panik, dan khawatir secara berlebihan? Bisa jadi itu merupakan gangguan kecemasan. Rasa sulit mengendalikan kekhawatiran tersebut telah mempengaruhi lebih dari 280 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya.
Mengutip Medical News Today, gangguan kecemasan adalah perasaan tidak nyaman dan takut yang menyebabkan seseorang berkeringat, merasa tegang, dan detak jantung menjadi cepat.
Baca Juga: Hipnoterapi untuk Turunkan Berat Badan, Seberapa Efektif dan Bagaimana Caranya?
Biasanya, kecemasan tersebut tidak kunjung hilang bahkan mengganggu kehidupan sehari-hari dan membuat kewalahan. Ada beberapa gangguan kecemasan, seperti dilansir dari Mindset Health:
- Gangguan kecemasan umum (generalized anxiety disorder)
- Gangguan obsesif kompulsif (obsessive-compulsive disorder)
- Gangguan kecemasan sosial (social anxiety disorder)
- Fobia
- Serangan panik
- Gangguan stres pascatrauma
Dari semuanya itu, gangguan kecemasan umum yang paling banyak dialami orang. Gangguan kecemasan ini menyebabkan seseorang khawatir tentang berbagai masalah, bahkan kesulitan mengingat kapan terakhir mereka bisa rileks.
Beberapa gejala yang muncul dari gangguan kecemasan umum adalah:
- Rasa takut yang berkelanjutan
- Sulit berkonsentrasi
- Sering merasa tegang
- Gelisah
Gejala tersebut akan membuat seseorang menarik diri dari kontak sosial, bahkan untuk sekadar bertemu teman dan keluarga. Itu terjadi karena untuk menghindari perasaan tidak nyaman. Di sisi lain, gangguan kecemasan juga menyebabkan gejala fisik seperti gemetar, sesak napas, kesulitan tidur, pusing, dan mual.
Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Hipnoterapi di Dunia
Hipnosis bisa menjadi salah satu cara mengatasi gangguan kecemasan. Hipnosis dapat memudahkan seseorang dengan kecemasan berlebihan untuk masuk ke dalam keadaan rileks dan tenang.
Hipnoterapi untuk Atasi Kecemasan
Hipnoterapi memang tidak dikenal secara luas seperti halnya psikoterapi dan medis untuk mengatasi kecemasan. Melansir Hypnotherapy Directory, hipnoterapi untuk kecemasan dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mengurangi perasaan takut dan khawatir yang intens.
Dengan begitu, seseorang mampu berada dalam keadaan pikiran yang rileks sehingga dapat mengatasi emosi yang berlebihan hingga menimbulkan kecemasan.
Kekuatan sugesti menjadi kunci dari terapis untuk mengakses pikiran bawah sadar seseorang dan mendorong terjadinya perubahan positif. Sugesti itu dapat disesuaikan dengan penyebab kecemasan, dan akhirnya mengubah reaksi seseorang ketika muncul rasa cemas.
Mengutip Healthline, selama sesi hipnosis itu, Anda akan dibantu untuk rileks dan memfokuskan pikiran. Mungkin keadaan ini mirip dengan tidur, tapi pikiran Anda menjadi sangat fokus dan lebih mampu merespons sugesti yang diberikan.
Keadaan ini bahkan bisa membawa Anda untuk menjelajahi beberapa masalah yang sedang dihadapi. Jika pemicunya adalah tekanan di tempat kerja, Anda akan diberi sugesti yang mendorong Anda bisa melakukannya dengan baik di kantor.
“Anda bisa melakukan ini. Luangkan waktu sejenak untuk bernapas dan menjernihkan pikiran, lalu atasi masalahnya,” demikian kira-kira sugesti yang diberikan oleh terapis.
Dengan begitu, ketika Anda mulai merasa cemas atau khawatir, sugesti atau kata-kata tersebut yang menenangkan akan memasuki pikiran bawah sadar sehingga membantu Anda mengatasinya. Hipnosis ini memiliki efek yang mirip dengan meditasi. Induksi hipnosis membantu Anda dalam keadaan rileks seperti halnya meditasi.
Baca Juga: Hipnosis Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok, Begini Penjelasan dan Caranya
Untuk mengatasi kecemasan, Anda mungkin hanya memerlukan satu atau dua sesi. Namun, Anda bisa mendiskusikan dengan hipnoterapis tentang berapa banyak sesi yang dibutuhkan dan teknik apa yang paling efektif.
Yang tidak kalah penting, sebelum memutuskan untuk melakukan hipnoterapi untuk mengatasi gangguan kecemasan, pastikan memilih praktisi yang berlisensi dan profesional. Biasanya hipnoterapis juga akan mengajarkan teknik self-hypnosis yang bisa Anda lakukan kapanpun saat membutuhkannya,
