JEMBER, BERNAS.ID – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jember menyampaikan besaran dana transfer daerah untuk Jember anggaran Tahun 2024. Penyampaian tersebut langsung oleh Ketua KPPN Jember, Dirgohaju Widodo saat mengikuti rapat Si Rambo (Sinergi dan Kolaborasi Mingguan Setiap Rabo) di Mal Dira Balung, Jember.
KPPN sebagai kuasa bendahara umum negara menyalurkan dana dari kas negara ke beberapa satuan kerja di bawah kementerian/lembaga lain ataupun di bawah kementerian keuangan. Termasuk ke Jember yang jumlahnya cukup besar.
“Dana yang kami salurkan untuk jember, dana APBN ini terbagi 2 yaitu belanja negara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat yaitu instansi vertikal. Kemudian yang kedua dana transfer ke daerah,” ungkap Widodo sapaan Ketua KPPN Jember, Rabu (17/1/2024).
Wilayah kerja Kantor KPPN Jember meliputi 2 kabupaten yakni Jember dan Lumajang. Total dana yang digelontorkan dari pusat untuk 2 kabupaten itu tahun 2024 sebesar 7,2 triliun rupiah, Widodo mengawali penjelasannya.
Baca Juga : Si Rambo Ada di Gedung Jember Nusantara, Rapat Perdana Di Tahun 2024
“Untuk jember sebesar Rp5,2 triliun, terdiri belanja pemerintah pusat sebesar Rp2,3 triliun, dan dana transfer ke daerah sebesar Rp2,89 triliun,” urai Widodo.
Dana untuk belanja Pemerintah Pusat di Jember, belanja pegawai (pegawai pusat di Jember) sebesar Rp864 miliar, belanja barang sebesar Rp912 miliar, belanja modal Rp527 miliar dan belanja dana sosial Rp16,6 miliar.
Sedangkan dana transfer daerah (ke Jember) masih terbagi lagi ke beberapa pos. Ke dana bagi hasil sebesar Rp75,9 miliar, dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp1,79 triliun, dana transfer khusus yang terdiri dari DAK fisik sebesar Rp123 miliar dan DAK non fisik sebesar Rp584 miliar, dan Dana Desa (DD) sebesar Rp319 miliar .
Widodo juga menyampaikan KPPN Jember tidak hanya bertugas menyalurkan dana pusat ke daerah tetapi juga sebagai penasihat keuangan bagi satuan kerja, lembaga dan pemerintah daerah.
Widodo menyarankan agar DD segera diambil oleh masing-masing desa dengan dikoordinasikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) karena sudah bisa dicairkan.
Baca Juga : Pengungkapan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Terus Berjalan
Menanggapi informasi tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto mengapresiasi sebab baru KPPN Jember baru pertama kali mengikuti rapat Si Rambo bersama Forkopimda dan pemangku kepentingan Jember lainnya.
Hendy senang mendengar berita itu. Ia segera menghubungi jajaran kepala dinas terkait untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan KPPN Jember. Tujuannya, dana transfer daerah bisa segera digunakan untuk memaksimalkan kesejahteraan masyarakat.
“Dalam waktu dekat, minggu depan insyaallah, akan melakukan konsolidasi dengan semua opd dan akan kami memilih semua kegiatan-apakegiatan yang bisa dikerjakan di bulan Februari, maret, april, dan mei. Bulan Juni baru kita pikir berikutnya, karena uang ini harus diambil di depan, dibelanjakan yang langsung menyentuh masyarakat,” tanda Hendy Siswanto. (sgt)
