JAKARTA, BERNAS.ID – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Lazarus Simon Ishak mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar meningkatkan dana operasional Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hingga tingkat RT/RW hingga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Hal itu disampaikan Lazarus dalam rapat kerja bersama eksekutif dalam rangka Pembahasan Pra-RKPD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026, di Ruang Rapat Komisi C, Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (18/3/2025).
Baca Juga : Soroti Prosedur yang Tak Jelas, Fraksi Demokrat Minta Gubernur Terpilih Pangkas Dana Hibah Forkopinda
Lazarus berujar, Pemprov DKI Jakarta dalam merumuskan perencanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) harus memikirkan kompenen masyarakat yang ada di bawah. Seperti dari segi ekonomi dan sumber daya.
“Di tingkat RW yang sampai hari ini selalu berteriak, uang operasional. Selalu ada itu pertanyaan, yaitu ibu-ibu PKK,” ujar Lazarus dalam rapat tersebut.
Lazarus mengungkapkan, untuk PKK tingkat Kelurahan memang mendapatkan dana operasional. Namun, PKK ditingkat RW sama sekali tidak mendapatkan uang operasional.
Baca Juga : Gebyar Kreativitas PAUD Holistik Integratif Upaya Mempersiapkan Indonesia Emas 2045
Ia lantas mempertanyakan regulasi apa yang membedakan, sehingga dana operasional untuk PKK tidak sampai ke tingkat RT/RW hanya sampai di kelurahan. Menurut dia, hal itu sudah sepatutnya menjadi perhatian khusus dan penerapannya harus segera terealisasikan.
“Karena di dalam PKK RW itu ada empat Pokja (Kelompok Kerja) dan kegiatan-kegiatan itu selalu mereka diminta. Dan mereka tidak punya anggaran operasional,” ungkap Lazarus.
“Pada akhirnya mereka mintanya pada atau kolektif per-RT, karena mereka tidak punya anggaran operasional. Saya meminta pemerintah daerah juga memperhatikan hal itu dan bahkan saya minta itu dianggarkan,” sambung dia.
Lebih lanjut, Lazarus juga menyoroti PAUD yang tidak memiliki dana operasional. Ia pun menekankan, Pemprov DKI harus memperhatikan dan memperjuangkan hal tersebut.
Terlebih, ungkap Lazarus, PAUD sangat membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, baik jasmani maupun rohani. PAUD juga bertujuan agar anak siap memasuki pendidikan lebih lanjut, seperti sekolah dasar.
“Pemerintah daerah harus memprioritaskan hal-hal tersebut masuk dalam anggaran untuk operasional,” tegas Lazarus. (DID)
