YOGYAKARTA, BERNAS.ID-Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO) bermitra dengan Posyandu Lestari Mulyo, serta berkolaborasi bersama Ruang Sehati dan Abhirama Yoga Studio, meluncurkan Perinatal Mindful Education Program (PRIME) yang dilaksanakan di Warung Dahar Lestari Mulyo, Piyungan, Bantul.
Perinatal Mindful Education Program (PRIME) merupakan kelas praktik yang melibatkan ayah dalam perawatan perinatal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan emosional dan partisipasi ayah selama masa kehamilan hingga pasca persalinan, guna mendukung kesejahteraan ibu, bayi, dan ayah. Kegiatan PRIME difokuskan pada layanan primer.
Baca Juga Korupsi Bandwidth Didorong Tidak Berhenti pada Eks Kadis Kominfo Sleman
PRIME dirancang sebagai ruang belajar sekaligus ruang tumbuh bagi orang tua. Program ini bukan hanya mengajarkan pengetahuan teknis tentang kehamilan dan persalinan, tetapi juga menguatkan ikatan emosional antara mama dan papa agar mampu saling mendukung di masa-masa perinatal.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Giyawati Yulilania Okinarum, S.ST., M.Keb., mengatakan pentingnya kesadaran bersama dalam membangun keluarga mindful. “Peran ayah lebih dari sekadar pencari nafkah. Melalui PRIME, kami ingin mengajak papa hadir penuh dalam proses perinatal, sehingga mama tidak berjalan sendirian. Dengan demikian, lahirlah keluarga yang sehat dan saling mendukung,” ujarnya.
Kegiatan yang didanai dana Hibah Kemendiktisaiktek TA 2025 ini, juga menghadirkan inisiatif baru dengan melibatkan warga masyarakat yang merupakan bapak-bapak ke dalam wadah ‘Bapak Kader Pendamping’. Inovasi ini bertujuan memperluas pemberdayaan, bukan hanya kepada kader perempuan, tetapi juga kepada para ayah yang menjadi bagian penting dari keluarga.
Baca Juga Kejati DIY Geledah Rumah Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemkab Sleman
Asih, Dukuh sekaligus ibu kader, menjelaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh tim dosen pengabdian Universitas Respati Yogyakarta sangat komprehensif dan memiliki tujuan yang jelas, yang dibutuhkan oleh Warga Pedukuhan Nganyang.
“Kegiatan PRIME ini diawali dengan webinar nasional yang diselenggarakan pada 19 September 2025, berkolaborasi dengan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), khususnya yang berkaitan dengan pelibatan Ayah ASI, yang dijelaskan dengan cara yang mudah dipahami oleh Agus Rahmat Hidayat, Kadiv AIMI. Harapannya, PRIME ini bukan hanya meningkatkan awareness terkait peran ayah dalam fase menyusui saja, tetapi juga dalam periode perinatal. Kegiatan masih berlangsung selama 5 kali ke depan, secara komprehensif,” pungkas Giyawati Yulilania Okinarum. (*)
