YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Satu gunungan diarak dari Keraton Yogyakarta untuk selanjutnya dibawa ke Puro Pakualaman yang akan dibagikan kepada warga disana, Senin (12/8/2019) pagi.
Banyak warga Pakualaman menanti keberkahan gunungan kakung dalam acara Garebek Besar 1952 BE/1440 H pada perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini.
Gunungan yang dikeluarkan Keraton Yogyakarta dikawal prajurit bregada setelah sebelumnya menjalani sejumlah prosesi dan didoakan oleh abdi dalem, dan kegiatan Garebek ini diadakan tiga kali dalam setahun, yakni Garebek Mulud, Garebek Syawal, dan Garebek Besar.
Tidak ketinggalan ikut nguri-nguri budaya Garebek Besar tersebut adalah Lurah Purwokinanti, Dra Ertiana Erna Hendrayani, yang mengaku sangat antusias atas kegiatan garebek.
“Kegiatan garebek yang rutin dilakukan setiap tahunnya ini sangat perlu dilestarikan dan dijaga, jangan sampai hilang,” ujar Erna saat mengikuti kegiatan Garebek Besar di Puro Pakualaman, Yogyakarta.
Dia juga berharap, para pemuda saat ini harus juga ikut melestarikan kegiatan budaya seperti garebek. “Jangan sampai yang muda-muda tidak mengerti dengan garebek seperti ini,” katanya. (cdr)
