Author: dr. Erik Tapan, MHA

Dokter Erik Tapan, MHA adalah content creator dan penulis buku-buku kesehatan, antara lain: Penyakit Ginjal Kronis dan Hemodialisis, Penyakit Ginjal dan Hipertensi, Penyakit Degeneratif, Kanker, Antioksidan dan Terapi Komplementer. Lulusan FK UNSRAT Manado. Terkenal dengan Dokter Internet sejak tahun 1996.

BERNAS.ID – Pernah melihat pasien cuci darah yang setelah melewati masa kritis di rumah sakit, dan setelah diperbolehkan rawat jalan oleh dokter, terlihat begitu aktif seakan-akan tidak sedang sakit? Ya itulah ciri khas umumnya pasien-pasien cuci darah. Kondisi tubuhnya, on dan off. Suatu saat tidak terlihat sedang sakit, di waktu yang lain perlu dibawa ke UGD. Kondisi demikian jika tidak disadari oleh pasien bisa membuat keadaan yang fatal. Pasien merasa dirinya sudah sehat, apalagi dengan kondisi penyangkalan bahwa dirinya telah menderita gagal ginjal. Baca Juga : Sakit Ginjal Tidak Perlu Cuci Darah, Praktekkan ini, ABCDEF dan N Pasien akan hidup seperti…

Read More

BERNAS.ID – Baru-baru ini terungkap praktek kecantikan yang dilakukan oleh mereka yang tidak kompeten dengan produk skincare ilegal. Dan hal ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Apa penyebabnya? Pertama, keuntungan yang menggiurkan membuat banyak orang tertarik untuk terlibat di dalamnya. Kedua, jika pelaku bukan seorang dokter, maka ia bisa tidak tersentuh oleh siapapun. Organisasi profesi menganggap bukan wewenangnya. Dinas Kesehatan yang mestinya menjadi wasit, lebih memprioritaskan mengedukasi pelaku yang resmi-resmi. Baca Juga : Tips Memilih Produk Skincare untuk Kulit Sensitif yang Aman Ketiga, Sebagian masyarakat tidak peduli kelegalan praktek estetik. Harga menjadi pertimbangan utama. Keempat, Banyak produk estetik yang illegal bisa dengan mudah…

Read More

BERNAS.ID – Bayangannya ingin mencari kesembuhan, saat ini jika masyarakat tidak hati-hati bisa jatuh ke pelukan para seller produk kesehatan yang tidak bertanggungjawab. Jaman telah berubah, sekarang semua orang bisa jadi “dokter”. Para dokter palsu tersebut mengiming-iming calon korbannya dengan produknya yang umumnya: 1. Bisa menyembuhkan penyakit yang dari sisi medis kedokteran sudah tidak bisa disembuhkan seperti Penyakit Kencing Manis, Gagal Ginjal, dan lainnya. Baca Juga : Vaksin DNA: Harapan Baru atau Ilusi Kesehatan? 2. Menggunakan istilah-istilah ilmiah sehingga terkesan produknya bisa dipercaya. Padahal jika kita telusuri lebih lanjut itu hanya bualan semata atau bukan itu yang dimaksud seperti: terbukti secara…

Read More

BERNAS.ID – Ada pertanyaan yang masuk, dok apakah setiap pasien sakit ginjal akan cuci darah Jawab: Penyakit Ginjal itu dibagi atas 5 tahap atau stadium. Pada tahap ke 5, pasien memang harus melakukan cuci darah. Oleh karena itu berusahalah menjaga kesehatan ginjal Anda sehingga tidak jatuh ke tahap ke-5. Apa-apa saja yang harus diperhatikan? Agar mudah mengingatnya, Dokter ringkas dalam singkatan huruf ABCDEF dan N. A untuk albuminuria, atau terdapatnya albumin atau protein dalam urine atau air seni. Ini tandanya ginjal Anda sudah bermasalah. Karena awal sakit ginjal tidak ada gejala oleh karenanya cek selalu urin Anda minimal setahun sekali.…

Read More

BERNAS.ID – Jika terjadi kejadian yg tidak diinginkan saat cuci darah, tanggung jawab siapa? Ada pertanyaan yang masuk, Dokter kan sering mengulas mengenai cuci darah. Yang ingin kami tanyakan, jika pasien mengalami kejadian yang tidak diinginkan, sebenarnya itu tanggung jawab siapa? Jawab dr Erik: Proses cuci darah sama seperti tindakan medis lainnya, berisiko terjadinya keadaan yang tidak diinginkan. Beberapa faktor yang bisa mencetus kejadian tersebut adalah: – Faktor infrastruktur, mulai dari habisnya air RO, listrik padam, gempa bumi, kebakaran, dll. – Faktor SDM tenaga kesehatan seperti: ketidaktrampilan hingga kecerobohan (melanggar SOP), dll. – Faktor pasien itu sendiri. Baca Juga : Pasien…

Read More