HarianBernas.com – Di masa depan, gerakan bertani diperkirakan justru berjalan ditengah kota, bukan di pedesaan. Hal tersebut makin terbukti kebenaran disaat suatu firma arstektur asal London, Inggris mengembangkan Skyfarm.
Rogers Stirk Harbour + Partners menciptakan Skyfarm dengan wujud suatu menara hiperboloid yang mengombinasikan beraneka macam teknik pertanian, dari akuaponik hingga metode tradisional bertani memakai tanah.
Materialnya sendiri disusun dari kerangka bambu vertikal yang didesain buat dapat memroduksi energi bersih sendiri.
Proyek Skyfarm ini sukses memenangkan penghargaan World Architecture Festival tipe Proyek Ekperimental Masa Depan pada 2014 dan dipuji oleh para team penilai sebagai proyek menyeluruh, terpercaya, dan indah.
Terinspirasi oleh tema “feed the world” atau “memberikan makan pada dunia” di Milan Expo 2015, Skyfarm dikembangkan untuk mengatasi krisis pangan global yang dapat diperparah kalau produksi makanan tradisional tidak sukses mengimbangi cepatnya pertumbuhan komunitas masyarakat.
Sebagai alternatif lahan pertanian tradisional, Skyfarm menumbuhkan bahan makanan dengan cara vertikal, bukan horizontal dan mampu terintegrasi dengan lingkungan perkotaan padat masyarakat.
Struktur bertingkat Skyfarm yang dibuat dari bambu ringan menciptakan cahaya matahari yang masuk lebih optimal dengan diimbangi distribusi air yang efisien.
Struktur berskala dan adaptif di tingkat atas memberi dukungan beraneka ragam teknik agrikultur termasuk juga akuaponik yang dapat memroduksi tanaman dan ikan di dekat system loop tertutup.
Sektor basic Skyfarm mampu dikonversikan jadi pasar, restoran, atau tempat mempelajari buat mengedukasi penduduk menyangkut pertanian. Tanki air dan turbin angin ada di sektor paling atas Skyfarm.
Struktur Skyfarm pun bakal dibuah-ubah buat dipakai dalam iklim yang berbeda-beda. Contohnya disaat iklim dingin tiba, selungkup kulit ganda dan pemanas dapat diterapkan untuk mengoptimalisasi keadaan pertumbuhan tanaman.
“Meski Skyfarm menghabiskan biaya lebih tinggi dari standar pertanian skala industri, kemampuan untuk menumbuhkan bermacam tanaman dengan umur simpan pendek seperti stroberi, bayam, dan selada sekitar setahun dan dekat dengan pasar tanpa biaya pengiriman membuat Skyfarm menarik dan merupakan rencana berkelanjutan,” tulis sang arsitek.
