Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Forum Pemberdayaan Perempuan Mandiri Ajak Semua Pihak Perangi Klitih

    May 23, 2026

    Tata Kelola RSUD dr Soedarso Disorot, Dugaan Utang Pengadaan Obat Tembus Rp29 Miliar

    May 23, 2026

    EMGA memfasilitasi pembiayaan senilai USD 15 juta untuk Asia Alliance Bank dari OeEB

    May 23, 2026

    Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

    May 22, 2026

    Pansus KLA DPRD Kota Yogyakarta Soroti Soal Klitih hingga Daycare

    May 22, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Lingkungan»Skyfarm: Salah Satu Tempat untuk Menanam di Tengah Kota
    Lingkungan

    Skyfarm: Salah Satu Tempat untuk Menanam di Tengah Kota

    Galih WijayaBy Galih WijayaMay 1, 2016Updated:September 22, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    HarianBernas.com – Di masa depan, gerakan bertani diperkirakan justru berjalan ditengah kota, bukan di pedesaan. Hal tersebut makin terbukti kebenaran disaat suatu firma arstektur asal London, Inggris mengembangkan Skyfarm.

    Rogers Stirk Harbour + Partners menciptakan Skyfarm dengan wujud suatu menara hiperboloid yang mengombinasikan beraneka macam teknik pertanian, dari akuaponik hingga metode tradisional bertani memakai tanah.

    Materialnya sendiri disusun dari kerangka bambu vertikal yang didesain buat dapat memroduksi energi bersih sendiri.

    Proyek Skyfarm ini sukses memenangkan penghargaan World Architecture Festival tipe Proyek Ekperimental Masa Depan pada 2014 dan dipuji oleh para team penilai sebagai proyek menyeluruh, terpercaya, dan indah.

    Terinspirasi oleh tema “feed the world” atau “memberikan makan pada dunia” di Milan Expo 2015, Skyfarm dikembangkan untuk mengatasi krisis pangan global yang dapat diperparah kalau produksi makanan tradisional tidak sukses mengimbangi cepatnya pertumbuhan komunitas masyarakat.

    Sebagai alternatif lahan pertanian tradisional, Skyfarm menumbuhkan bahan makanan dengan cara vertikal, bukan horizontal dan mampu terintegrasi dengan lingkungan perkotaan padat masyarakat.

    Struktur bertingkat Skyfarm yang dibuat dari bambu ringan menciptakan cahaya matahari yang masuk lebih optimal dengan diimbangi distribusi air yang efisien.

    Struktur berskala dan adaptif di tingkat atas memberi dukungan beraneka ragam teknik agrikultur termasuk juga akuaponik yang dapat memroduksi tanaman dan ikan di dekat system loop tertutup.

    Sektor basic Skyfarm mampu dikonversikan jadi pasar, restoran, atau tempat mempelajari buat mengedukasi penduduk menyangkut pertanian. Tanki air dan turbin angin ada di sektor paling atas Skyfarm.

    Struktur Skyfarm pun bakal dibuah-ubah buat dipakai dalam iklim yang berbeda-beda. Contohnya disaat iklim dingin tiba, selungkup kulit ganda dan pemanas dapat diterapkan untuk mengoptimalisasi keadaan pertumbuhan tanaman.

    “Meski Skyfarm menghabiskan biaya lebih tinggi dari standar pertanian skala industri, kemampuan untuk menumbuhkan bermacam tanaman dengan umur simpan pendek seperti stroberi, bayam, dan selada sekitar setahun dan dekat dengan pasar tanpa biaya pengiriman membuat Skyfarm menarik dan merupakan rencana berkelanjutan,” tulis sang arsitek.

    Perkebunan pertanian Pertanian dan Perkebunan
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Galih Wijaya

      Related Posts

      PERKHAPPI Tegaskan Pentingnya Tata Kelola Pertambangan

      May 21, 2026

      Pemprov DKI Terus Revitalisasi Resapan, Koalisi JATA Gelar FGD ‘Air Tanah di Tengah Ancaman El Nino’

      May 12, 2026

      Setengah Abad IAAI, 100 Pohon Bambu Ditanam di Sekitar Candi Morangan

      April 19, 2026

      Sepakat dengan BRIN , JNF sebut Pltsa Bantargebang Mendesak di Realisasikan untuk Masyarakat

      April 18, 2026

      Diduga Langgar Aturan, Pabrik Kardus di Permukiman Cengkareng Bikin Warga Resah

      April 14, 2026

      UMY Dorong Warga Sleman Ubah Sampah Daun Jadi Energi Bernilai Ekonomi

      April 2, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      EMGA memfasilitasi pembiayaan senilai USD 15 juta untuk Asia Alliance Bank dari OeEB

      May 23, 2026

      Pembiayaan UMKM oleh Jenfi Tembus US$100 Juta di Asia Tenggara

      May 20, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

      May 21, 2026

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Forum Pemberdayaan Perempuan Mandiri Ajak Semua Pihak Perangi Klitih

      May 23, 2026

      Pansus KLA DPRD Kota Yogyakarta Soroti Soal Klitih hingga Daycare

      May 22, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.