JAKARTA, BERNAS.ID – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan penandatangan Nota Kesepahaman Bersama Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tentang Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Kearsipan dalam Mendukung Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di Gedung C Kantor ANRI, Jakarta, Jumat (13/3).
Kesepahaman Bersama ini bertujuan untuk menyinergikan hubungan kelembagaan antara kedua belah pihak dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan dalam mendukung program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Banggakencana).
MenteriĀ Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Pendayagunaan (PANRB) Tjahjo Kumolo, SH menyampaikan penyelamatan dan pelestarian arsip negara perlu dilakukan sebagai bahan akuntabilitas kinerja dan bukti pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta identitas dan memori kolektif bangsa.
Pada era digitalisasi saat ini BKKBN harus bekerja keras dan meningkatkan SDM Jabatan Fungsional arsiparis yg ada di BKKBN untuk dapat memanfaatkan teknologi kearsipan dengan mentransformasi dari hard copy menjadi soft copy, ujar Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, SP.OG (K).
Selain itu, Pendataan Keluarga 2020 yang akan dilakukan BKKBN perlu memanfaatkan digitalisasi agar bisa menjadi data base keluarga Indonesia, tambah Hasto. (Ivan)
