YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemda DIY telah menyiapkan satu dari 32 shelter yang dikelolanya untuk mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19 jelang libur Natal dan tahun baru 2022 (Nataru).
Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih menuturkan, walau telah menutup 31 shelter pada tanggal 22 September 2021 lalu, bukan berarti pihaknya tidak bersiap diri menghadapi kemungkinan lonjakan pasien COVID-19 jelang Nataru. Sebab, saat ini ada satu shelter yang tetap dipersiapkan untuk menampung pasien COVID-19.
“Untuk shelter Veteran [Balai Besar Diklat Kesejahteraan Sosial, di Jalan Veteran, Kota Jogja] memang masih kami buka. Ini kami lakukan untuk antisipasi adanya lonjakan pasien COVID-19. Karena dalam beberapa hari terakhir memang ada peningkatan COVID-19, maka selter ini masih kami siagakan dan tidak tutup,” ujarnya, Minggu (28/11/2021).
Baca juga: Tutup Puluhan Shelter COVID-19, Dinsos DIY Sisakan 1 Shelter Aktif
Walau demikian, menurut Endang saat ini belum banyak pasien COVID-19 yang ditampung di selter berkapasitas 100 orang tersebut. Sebab, banyak pasien COVID-19 hasil tracing dan swab PCR acak dari kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang memilih melakukan isolasi mandiri di rumah.
“Tapi, kalau memang butuh untuk dirawat di selter, selter tersebut siap untuk digunakan,” katanya.
Baca juga: Dewan Minta Pembangunan Shelter COVID-19 di Halaman Balaikota Jogja
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, jika saat ini selter yang ada di bawah pengelolaan Dinsos DIY siap menampung pasien COVID-19. Aji menilai kenaikan angka pasien COVID-19 beberapa hari terakhir disumbang dari banyaknya siswa yang terkonfirmasi positif COVID-19 usai adanya swab acak PCR yang diterapkan di sejumlah sekolah.
Karena itu, pihaknya meminta Satgas COVID-19 tingkat sekolah untuk mengecek sarana dan prasarana dari lokasi isolasi mandiri yang digunakan oleh siswa yang terkonfirmasi positif COVID-19.
“Apakah ada kamar standar untuk dia. Tapi kalau isolasi di rumah tidak memungkinkan, nanti kami siapkan shelter. Nanti dinas sosial yang akan bergerak,” katanya. (den)
