YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, menghadapi Lebaran 2022 sebentar lagi, Pemkot Yogyakarta sudah menyiapkan segala sesuatunya. Berbagai sektor telah berkoordinasi untuk menghadapi pemudik yang kini sudah mulai datang ke Kota Jogja.
“Selamat datang kepada para pemudik, kami siap memberikan layanan yang terbaik,” kata Heroe, Kamis (28/4/2022).
Baca juga: Layani Mudik Lokal 2022, Jadwal KRL Yogyakarta-Solo Ditambah
Ia menjelaskan, jumlah kasus COVID-19 di Kota Jogja kini tinggal 16 kasus. Tingkat vaksinasi booster COVID-19 juga sudah mencapai 76 persen, dan termasuk yang tertinggi di Indonesia.
“Ini termasuk kesiapsiagaan kita untuk menjadikan masyarakat punya kekebalan yang dibutuhkan,” kata dia.
Terkait keberadaan Presiden Jokowi yang akan melewatkan Lebaran di Yogyakarta, pihaknya juga sudah mempersiapkan. Salah satunya dengan membangun posko pengamanan. Posko utama ada di tiga tempat, yakni titik nol Jogja, teteg Malioboro, dan Tugu Jogja. Ini didukung beberapa pos pantau di pinggiran Kota Jogja.
“Posko ini melibatkan seluruh jajaran,” tegasnya.
Baca juga: Jumlah Kendaraan yang Diperiksa Meningkat di Hari Kedua Larangan Mudik
Kasdim 0734 Jogja Letkol Arh Catur Supriyono menambahkan, pihaknya sudah mencermati wilayah-wilayah rawan berdasarkan pengamatan dari pihak kepolisian. Pihaknya pun mengantisipasi kemacetan yang tentunya terjadi di Kota Jogja.
“Kami akan ikut mengamati secara statis dari tiga posko utama,” jelas dia.
Pihaknya pun mengantisipasi keamanan dan gesekan sosial yang mungkin terjadi. Fenomena klitih pun menurutnya tetap menjadi perhatian.
“Patroli tetap kita tingkatkan terutama di jam-jam kecil (bukan jam sibuk),” kata dia.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja Agus Arif Nugroho menjelaskan, hari ini pemudik sudah mulai datang ke Kota Jogja, namun jumlahnya belum signifikan. Jumlah kenaikannya belum ada 5 persen dibanding hari biasa.
“Mobilitas mereka terpusat di kawasan pusat-pusat perbelanjaan,” jelas dia.
Menghadapi lebaran, pihaknya siap menerapkan manajemen lalu lintas di beberapa titik krusial. Salah satu upaya adalah mengubah durasi traffic light, dan juga menambah rambu lalu lintas.
“Jogja kotanya kecil, karena itu kami minta masyarakat mengurangi pemakaian kendaraan pribadi, dengan memakai kendaraan umum,” jelasnya.
“Mintalah karcis parkir,” pintanya kepada mereka yang menggunakan kendaraan pribadi, guna menghindari aksi juru parkir liar.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menambahkan, Tourism Information Center akan didirikan pada 3-7 Mei 2022 di kawasan Malioboro. Di pos ini berbagai informasi bisa didapatkan, termasuk urusan medis dan kegawatdaruratan.
“Untuk layanan vaksin booster di Malioboro juga disediakan, 200 meter dekat Tourism Information Center,” katanya. (den)
