SLEMAN, BERNAS.ID – Aparat keamanan dari berbagai unsur melaksanakan apel gelar pasukan untuk persiapan pengamanan pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (7/12). Putra bungsu Presiden Joko Widodo ini akan digelar di Pendopo Agung Ambarukmo, Sabtu (10/12).
Ada lima titik yang menjadi fokus pengamanan VVIP pernikahan Kaesang dan Erina seperti Pendopo Ambarukmo, Sheraton, Kediaman Erina, Gedung Agung, dan lainnya.
Baca Juga Para Pekerja Sibuk Bangun Tenda Di Depan Rumah Erina Gudono
Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Puji Cahyono bertugas sebagai inspektur apel gelar pasukan. Ia pun melakukan inspeksi langsung satuan-satuan pengamanan dari TNI-POLRI dan jajaran lainnya. “Saya sampaikan penekanan untuk dipedomani, laksanakan koordinasi secara cepat dan tepat dengan semua pihak yang terlibat sesuai prosedur,” tuturnya kepada seluruh pasukan.
“Manfaatkan teknologi terkini untuk mendukung tugas.Kuasai tugas pokok dan kewajiban sesuai fungsi dan tanggungjawab dan profesional. Setiap personil menjaga keamanan personil dan materiil selama melaksanakan tugas,” imbuhnya.
Danrem pun berharap dengan apel gelar pasukan nantinya semua tugas dan tanggung jawab para aparat keamanan dapat terlaksana dengan baik. “Kita dan Polri sudah koordinasi secara maksimal. Pengamanan dilaksanakan di beberapa lokasi seperti pengamanan rute mulai dari Prambanan sampai ke Yogyakarta. Objek-objek yang digunakan tamu VIP sudah disiapkan pengamanannya,” tuturnya.
Ia mengatakan dengan pengamanan rute mudah-mudahan tidak terjadi kemacetan. “Saya berharap kepada masyarakat untuk berpartisipasi. Mohon maaf bila ada yang terganggu. Semoga rute yang dilalui bisa lancar,” katanya.
Baca Juga Kaesang Jalani Gladi Persiapan Pernikahan Di Pendopo Ambarrukmo Yogyakarta
“Rekayasa lalulintas sudah disiapkan oleh Pak Kapolda. Intinya semua jalur yang dilalui lancar. Semua kemungkinan yang terjadi sudah diantisipasi,” imbuhnya.
Menurut Danrem, semua personel yang disiapkan sudah sesuai protap dan ada ketentuan aturannya yang cukup untuk pengamanan. “Saya berharap kegiatan ini diharapkan berjalan natural saja. Masyarakat silakan mau melihatnya, jadi tidak dilarang, hanya ada batas-batas tertentu yang bisa dimasuki,” pungkasnya. (jat)
