BANTUL, BERNAS.ID – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menggelar pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial. Kegiatan dikemas dengan tajuk “Bakti Sosial dan Kesehatan dalam Rangka Pemilu Damai 2023-2024” di ISI Yogyakarta, Rabu (29/11/2023).
Baca Juga 7000 Lurah Dan Pamong Se-DIY Siap Deklarasi Pesta Demokrasi Damai
Pelayanan pemeriksaan kesehatan menyasar 2.410 masyarakat umum baik dari kalangan anak-anak hingga lansia. Untuk kalangan anak-anak terdapat pemeriksaan deteksi dini stunting dan pemberian makanan sehat serta penyuluhan dan pelayanan kesehatan gigi mulut.
Untuk pemeriksaan umum dan spesialis, seperti Screening Anemia, Screening Osteoporosis, Donor Darah, Operasi Katarak, Operasi Bedah Minor dan pemeriksaan serta pemberian 1000 kacamata baca. Selain itu juga tersedia Medical Check Up gratis bagi siswa pelajar atau yang berminat mengikuti seleksi Penerimaan Polri.
Sementara itu, dalam bakti sosial tersebut juga diberikan 2000 paket sembako kepada masyarakat. Turut hadir pada acara tersebut Wakapolri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. dan Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H, serta para pejabat utama Mabes Polri dan Polda DIY.
Wakapolri saat ditemui pewarta mengucapkan terima kasih dan mengapreasi Polda DIY karena telah menyelenggarakan bakti kesehatan yang menyasar ribuan peserta. “Terimakasih kepada Polda DIY telah menggelar pelayanan pemeriksaan kesehatan, yang juga menjadi salah satu program Kapolri,” tuturnya.
Selanjutnya, Wakapolri memberikan 4 doorprize berupa umroh gratis kepada masyarakat yang hadir pada acara tersebut. Tak hanya itu, ia secara simbolis juga melepas rombongan paket sembako kepada 20 panti asuhan di wilayah Bantul.
Baca Juga Kejati DIY Geledah Kantor Kelurahan Candibinangun Sleman
Adapun ucapan terima kasih dan apresiasi mengalir dari masyarakat penerima pelayanan pemeriksaan kesehatan. “Diucapkan terima kasih kepada Polri yang telah mengadakan acara ini, kami senang selain mendapatkan pelayanan kesehatan, kami juga menerima bingkisan,” ucap Bu Wanti.
“Saya merasa senang karena pelayanan pemeriksaan kesehatannya gratis, jadi saya tidak perlu mengeluarkan biaya,” pungkas Bu Wanti. (jat)
