BERNAS – Pernah nggak sih, kamu tiba-tiba kehilangan foto-foto penting karena ponsel rusak atau hilang? Nah, untuk menghindari hal seperti itu, kamu perlu tahu cara mengatur backup otomatis di Google Photos. Dengan fitur ini, semua foto dan video di ponsel bisa disimpan secara otomatis di cloud, jadi nggak perlu khawatir lagi kalau-kalau terjadi hal yang nggak diinginkan.
Backup otomatis di Google Photos bukan cuma praktis, tapi juga sangat mudah diatur. Kamu cukup mengikuti beberapa langkah sederhana, dan voila! Semua momen berharga akan tersimpan aman di Google Photos. Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini!
Apa itu Backup Otomatis di Google Photos?
Backup otomatis di Google Photos adalah fitur yang memungkinkan kamu untuk menyimpan semua foto dan video di ponselmu secara otomatis ke cloud. Ini berarti setiap kali kamu mengambil foto atau merekam video, Google Photos akan langsung mengunggahnya ke akun Google Drive-mu tanpa kamu perlu melakukannya secara manual.
Kenapa Harus Menggunakan Backup Otomatis?
Menggunakan backup otomatis punya banyak manfaat, loh! Pertama, kamu nggak perlu khawatir kehilangan foto atau video penting. Kedua, penyimpanan di cloud bisa membantu menghemat ruang di ponselmu. Ketiga, kamu bisa mengakses foto dan video tersebut dari perangkat apa saja yang terhubung ke akun Google-mu.
Langkah-langkah Mengatur Backup Otomatis di Google Photos
1. Buka Aplikasi Google Photos
Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuka aplikasi Google Photos di ponselmu. Pastikan kamu sudah masuk ke akun Google yang ingin kamu gunakan untuk backup.
2. Masuk ke Pengaturan
Setelah membuka aplikasi, ketuk ikon profil di pojok kanan atas layar, lalu pilih ‘Photos settings‘ atau ‘Pengaturan Foto’. Di menu ini, kamu akan menemukan berbagai opsi pengaturan untuk aplikasi Google Photos.
3. Aktifkan Backup & Sync
Di dalam menu pengaturan, cari opsi ‘Backup & sync‘ atau ‘Cadangkan & sinkronkan’. Ketuk opsi tersebut, lalu pastikan tombolnya dalam posisi aktif. Jika belum aktif, cukup geser tombolnya hingga berubah warna untuk mengaktifkannya.
Baca juga: Cara Backup Data Android Agar Tidak Hilang
4. Pilih Kualitas Unggahan
Google Photos menawarkan dua opsi kualitas unggahan: ‘High quality‘ atau ‘Kualitas tinggi’ dan ‘Original quality‘ atau ‘Kualitas asli’. Pilih ‘High quality‘ jika kamu ingin penyimpanan gratis dengan sedikit pengurangan kualitas, atau ‘Original quality‘ jika kamu ingin menyimpan foto dan video dalam kualitas aslinya (namun akan memakan ruang di Google Drive-mu).
5. Atur Penggunaan Data
Jika kamu ingin menghemat data seluler, kamu bisa mengatur Google Photos agar hanya melakukan backup saat terhubung ke Wi-Fi. Di menu ‘Backup & sync‘, cari opsi ‘Cellular data usage‘ atau ‘Penggunaan data seluler’, lalu pilih ‘Wi-Fi only‘ atau ‘Hanya Wi-Fi’.
Tips dan Trik untuk Backup Otomatis
1. Manfaatkan Penyimpanan Gratis dari Google
Jika kamu memilih opsi ‘High quality‘, Google Photos menawarkan penyimpanan tak terbatas untuk foto dan video dengan sedikit pengurangan kualitas. Ini bisa jadi pilihan tepat jika kamu punya banyak foto dan video yang ingin disimpan tanpa khawatir kehabisan ruang di Google Drive.
2. Akses Foto dari Perangkat Apa Saja
Dengan backup otomatis, kamu bisa mengakses semua foto dan video dari perangkat apa saja yang terhubung ke akun Google. Jadi, kalau ponselmu rusak atau hilang, kamu tetap bisa melihat dan mengunduh foto-foto tersebut dari perangkat lain.
Nah, itu dia cara mengatur backup otomatis di Google Photos. Mudah, kan? Selain menjaga kenanganmu tetap aman, kamu juga bisa memanfaatkan kesempatan untuk bergabung menjadi reseller laptop bersama PT Adolo Coaching Mentoring. Caranya gampang, tinggal klik link berikut ini [Bergabung Menjadi Reseller Laptop] dan mulai bisnismu sekarang juga!***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
