YOGYAKARTA, BERNAS.ID – DPRD Kota Yogyakarta menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pengumuman DPRD Kota Yogyakarta tentang penetapan pasangan calon walikota dan wakil walikota Yogyakarta terpilih tahun 2024, Selasa (14/1/25).
Dalam kesempatan itu Walikota Yogyakarta terpilih Hasto Wardoyo berhalangan hadir karena tengah menunaikan ibadah umrah. Wawan Harmawan yang hadir menyampaikan sambutan terkait kesiapannya mengambil kebijakan dalam rangka memperkokoh keistimewaan Yogyakarta.
Wawan juga berkomitmen perihal proses kepemimpinan di lingkungan Pemkot Yogyakarta yang akan membuka ruang dialog komunikasi dengan semua pihak.
“Mohon semua pihak untuk membuka tangan berkolaborasi membangun Kota Yogyakarta,” ucapnya.
Lebih jauh, saat sesi wawancara, Wawan menjelaskan terkait pelaksanaan pelantikan walikota dan wakil walikota ada kemungkinan dilaksanakan pada bulan Maret atau mungkin juga tetap dilaksanakan pada 10 Februari 2025.
Baca Juga : Diberitakan Tidak Benar, Anggota DPRD Kota Yogyakarta Siap Lapor Polisi
“Kalau nasional mungkin Maret, kita belum tahu, tidak ada sengketa harusnya lebih dahulu. Namun kalau pun dibarengkan juga tidak ada masalah,” ungkapnya.
Wawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama membangun kota Yogyakarta. “Seluruh komponen masyarakat bisa berpartisipasi untuk memajukan kota.,” bebernya.
Sementara itu Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro mengatakan kedepan kota Yogyakarta dibawah Hasto – Wawan menjadi kekuatan yang tidak bisa dilepaskan dari PDIP.
“Mereka semua kader PDIPdi eksekutif. Melengkapi kekuatan perwakilan PDIP yang ada di parlemen. Ini tentu menjadi kekuatan penting dari dua pilar,” kata Toro sapaan akrab Susanto Dwi Antoro.
Baca Juga : Pastikan Tak Ada Pelanggaran Parkir, Komisi C DPRD Kota Jogja Sidak di Kawasan Malioboro
Toro berharap kedepan Kota Yogyakarta kaya akan investasi, dan semakin baik sebagai kota yang layak dikunjungi wisatawan. Saat disinggung terkait fungsi legislatif sebagai controlling ekseekutif, Toro menegaskan tidak akan mengurangi kadar sikap kritis sebagai anggota dewan.
“Tidak akan mengingkari sikap kritis kami, kadar sikap kritis tidak akan berkurang” katanya.
Ketua DPRD Kota Yogyakarta Wisnu Sabdono Putro mejelaskan dengan telah ditetapkan sebagai terpilih maka pihaknya segera mengajukan berkas kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur DIY, untuk dilakukan pengesahan dan pelantikan. (Age)
