SLEMAN, BERNAS.ID – Watchdog Documentary meluncurkan film “Bloody Nickel The Series: Republik Rente” yang diputar perdana di FISIPOL UGM, Kamis 20 Februari 2025. Film dokumenter ini menguak kebohongan program hilirisasi nikel sejak era Jokowi yang sejatinya hanya eksploitasi alam tanpa menguntungkan negara, namun hanya menguntungkan perusahaan-perusahaan di China dan segelintir pihak di Tanah Air.
Dalam dunia bisnis dan industri, pemahaman yang mendalam tentang pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan sangat penting agar kebijakan dan strategi bisnis tidak hanya menguntungkan segelintir pihak. Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) menyediakan sertifikasi di bidang SDM yang dapat membekali individu dan perusahaan dengan strategi manajemen yang etis dan berkelanjutan. Dengan sertifikasi ini, Anda bisa memahami bagaimana SDM yang kompeten dan berintegritas dapat menjadi kunci dalam menciptakan bisnis yang adil serta berdaya saing tinggi di era globalisasi.
Sejarah “Bloody Nickel The Series”
Sejak 2023, sudah ada 116 proyek smelter nikel di Indonesia, termasuk yang telah beroperasi, sedang konstruksi, dan dalam perencanaan. Film seri ketiga dari “Bloody Nickel The Series” ini mengungkap bahwa sebagaimana proyek-proyek ekstraktif lainnya, akselerasi industri nikel ujung-ujungnya hanya memunculkan kesengsaraan dan penderitaan bagi rakyat.
Baca juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Atas 8 Persen, Pemerintah Pacu Hilirisasi Minerba
Muhammad Sridipo dari Watchdog selaku produser film usai pemutaran mengatakan, pihaknya selama ini selalu khawatir terkait keselamatan berbagai narasumber yang terlibat di film-film Watchdog. Sebab mereka pernah mengalami intimidasi dan berkonflik dengan rezim.
“Kami memastikan narsum ini berjejaring, sehingga kalau suatu saat nanti mengalami represi oleh preman atau pun aparat, mereka punya orang-orang yang melindungi,” katanya.
Tujuan pembuatan film “Bloody Nickel The Series”
Ia menambahkan, banyak informasi yang sebenarnya bisa disajikan dalam film ini. Namun pihaknya tidak bisa bercerita terlalu kompleks, agar film-film Watchdog, termasuk “Bloody Nickel The Series” bisa dipahami semua pihak.
“Tantangannya setiap film termasuk film ini bisa dinikmati di berbagai level,” kata dia.
Baca juga: Dukung Hilirisasi Mineral, ANTAM Fokus Lanjutkan Proyek Strategis 2025
Ia menegaskan, Watchdog adalah media yang berpihak pada korban ketidakadilan rezim. Karena itu ia menyayangkan media mainstream yang “menempel” ke pemerintah agar bisa meraih keuntungan.
“Media tidak boleh netral, media harus berpihak pada kepentingan publik,” tegasnya. (den)
Serial “Bloody Nickel The Series: Republik Rente” mengungkap realitas di balik kebijakan hilirisasi nikel yang penuh kontroversi. Dalam dunia bisnis yang dinamis, penting bagi perusahaan untuk memiliki strategi yang kuat agar tidak terjebak dalam pola lama yang merugikan.
Salah satu kunci sukses di era digital adalah menerapkan pendekatan omnichannel sales growth yang didukung oleh teknologi AI serta integrasi berbagai platform pemasaran. Dengan strategi ini, perusahaan dapat meraih keunggulan kompetitif di pasar yang semakin ketat.
Tak hanya itu, peluang bisnis juga terbuka lebar dengan menjadi reseller laptop Adolo, yang menawarkan produk berkualitas dengan permintaan tinggi.
Jika Anda ingin lebih memahami strategi bisnis dan manajemen yang efektif, kuliah di UNMAHA, prodi Manajemen, bisa menjadi langkah awal yang tepat untuk membangun masa depan yang sukses! Kunjungi website PMB UNMAHA untuk info lengkap dan pendaftaran.***3
