JEMBER, BERNAS.ID – Gerak Jalan Tanggul -Jember Tradisional (Tajemtra) 2025 selalu menarik perhatian. Setiap tahun selalu ada peserta yang memakai baju, kostum, aksesoris dan bawaan ‘nyleneh’.
Panitia Tajemtra 2025 telah mengkategorikan peserta ke dalam beberapa kelompok. Pada dasarnya ada dua kategori yakni perorangan dan beregu. Untuk beregu masih dibagi lagi yakni beregu untuk sekolah dan umum.
Baca juga: Hanya Di Kabupaten Jember, Ada Domba Fashion Carnival
Peserta yang mendaftar secara resmi mendapatkan nomor urut sesuai kategorinya. Peserta akan dinilai sepanjang perjalanan, mulai dari titik start hingga finish.
Nomor tersebut pada akhir garis finish akan dipilih sesuai peraturan panitia untuk menjadi juara.
Ketua Panitia Tajemtra 2025 Isnaeni Dwi Susanti menyebutkan, peserta resmi sejumlah 15.171 orang, usia minimal 15 tahun, dengan membawa surat keterangan sehat dari puskesmas.
Banyak juga peserta yang tidak mendaftar tapi ikut berjalan dengan bergembira. Peserta ini hanya ikut berjalan dengan bergembira dalam Tajemtra 2025. Kadang mereka memakai kostum unik.
Berikut tampilan unik peserta Tajemtra 2025 yang terekam media ini.
Kostum Pocong
Seorang peserta memakai kostum Pocong berjalan bersama dengan laki-laki. Pocong itu berjalan biasa seperti manusia dan tidaknberjalan berjingkat layaknya pocong di film. Peserta ini tidak memakai nomor sehingga dipastikan dia hanya penggembira saja.
Baca Juga : Festival Jeron Beteng #3 “Masangin” Siap Semarakkan Yogyakarta Besok, Ada Pawai Ogoh-ogoh
Wanita Nyunggi Replika Pisang

Seorang peserta wanita ‘menyunggi’ nampan yang berisi replika pisang. Wanita itu memakai kebaya dan mengenakan nomor resmi peserta.
Dua Pria Membawa Bendera Merah Putih
Ada 2 pria muda membawa bendera merah putih dengan ukuran cukup besar, sekira 4X2 meter. Bendera itu dibawa berjalan dengan sesekali diayun-ayunkan. Bendera itu diikatkan pada sebatang bambu. Keduanya tidak memakai nomor peserta.
Pria Memakai Kostum Polisi ‘Chips’
Seorang pria memakai polisi seperti film Dono Kasino Indro. Di dada kanannya tertulis Kasino. Pria itu tampaknya terobsesi pada tokoh Kasino. Dia memakai nomor peserta.
Pria Mendorong Kereta
Pria paruh baya ini bernama Supriadi alias Sipit, warga RT 003 RW 035 Kelurahan Tegalbesar Kecamatan Kaliwates, Jember. Sipit adalah peserta resmi, memakai nomor yang ia lekatkan di kaos bagian bawah.
Sipit berjalan santai dengan menarik kereta kecil buatan sendiri. Kereta mini itu ia beri roda dari laher (bearing). Di atasnya bermuatan makanan dan minuman kecil.
Sipit mengaku makanan dan minuman itu buat dirinya sendiri dan peserta lain yang membutuhkan.
Remaja Berpenampilan Punk
Tampak juga beberapa kelompok anak remaja berdandan seperti anak punk. Banyak diantara mereka bukan benar-benar anak punk. Sebelum berangkat beberapa diantaranya dikenali oleh guru dan disapa.
Sound Horeg
Beberapa kelompok peserta memakai sound horeg untuk mengiringi perjalanannya. Mereka tidak terdaftar dalam manifest Pantia Tajemtra 2025. Mereka berangkat tidak dari titik start tetapi di tengah-tengah jalur.
Sebagai informasi, Gerak Jalan Tajemtra adalah event tahunan di Kabupaten Jember dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. (sgt)
