JAKARTA, BERNAS.ID – Banjir kembali melanda Jakarta dan menggenangi permukiman warga serta puluhan ruas jalan, Senin (12/1). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 10 RT dan 23 ruas jalan terdampak banjir.
Banjir terjadi di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 95 sentimeter. Genangan disebabkan curah hujan tinggi serta luapan Kali Krukut di sejumlah titik.
Baca Juga : 62 RT di Jakarta Tergenang Banjir, Ratusan Warga Mengungsi
Data daerah terdampak banjir per pukul 10.00 WIB:
Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT, tinggi air 40 cm, Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
Kelurahan Cipete Utara: 3 RT, tinggi air 70 cm, Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
Kelurahan Duren Tiga: 1 RT, tinggi air 40 cm, Penyebab: Curah hujan tinggi
Kelurahan Cilandak Timur: 3 RT, tinggi air 95 cm, Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
Kelurahan Tanjung Priok: 2 RT, tinggi air 20 cm, Penyebab: Curah hujan tinggi
Baca Juga : Antisipasi Banjir, Komisi A DKI Tekankan Peran Aktif Pemkot
BPBD menyatakan seluruh wilayah terdampak hingga saat ini masih dalam penanganan.
Selain permukiman, banjir juga menggenangi 23 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan. Ruas jalan yang terdampak antara lain Jalan Anggrek (Rawa Badak Utara), Jalan Walang Baru VII A (Tugu Utara), sejumlah ruas di Kelurahan Pegangsaan Dua dan Kelurahan Koja, Jalan Muara Baru Pluit Sea View (Penjaringan), Jalan Yos Sudarso dan Jalan Sunter Indah Raya (Sunter Jaya), hingga Jalan Raya Jagakarsa, Jalan Balai Rakyat, dan Jalan Kelapa Hijau di Jagakarsa.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera melaporkan kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat. (DID)
