BERNAS – Di era digital seperti sekarang, karya cipta dan merek dagang memiliki peran besar dalam dunia bisnis dan industri kreatif. Sayangnya, masih banyak orang yang bingung membedakan antara copyright dan trademark.
Padahal keduanya memiliki fungsi hukum yang sangat berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar kamu mengetahui hak apa yang sedang kamu lindungi, terutama jika sedang membangun merek atau menciptakan karya orisinal.
Agar tidak salah langkah, mari pahami perbedaan copyright dan trademark dan penggunaannya melalui penjelasan di bawah ini:
Apa Itu Copyright dan Apa Fungsinya?
Copyright atau hak cipta adalah perlindungan hukum terhadap karya intelektual seseorang. Ini mencakup karya tulis, musik, gambar, video, perangkat lunak, dan lainnya.
Fungsinya adalah untuk melindungi pencipta dari pencurian atau penggunaan tanpa izin. Hak cipta berlaku secara otomatis sejak karya itu diciptakan dan tidak harus didaftarkan, meskipun mendaftarkannya akan memperkuat posisi hukum.
Contoh sederhana: ketika kamu menciptakan lagu sendiri dan mengunggahnya ke YouTube, kamu secara otomatis memiliki hak cipta atas lagu tersebut. Jika ada orang lain yang menggunakannya tanpa izin, kamu memiliki hak untuk mengajukan tuntutan.
Apa Itu Trademark dan Apa Manfaatnya?
Berbeda dengan hak cipta, trademark atau merek dagang melindungi simbol, logo, kata, atau frasa yang membedakan produk atau jasa satu pihak dari pihak lainnya.
Trademark biasanya digunakan oleh pelaku usaha untuk menjaga identitas dan reputasi bisnis. Contohnya adalah logo dan nama seperti Nike, Apple, atau Gojek yang telah menjadi identitas kuat di pasar.
Untuk mendapatkan perlindungan hukum, trademark harus didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Dengan perlindungan ini, pihak lain tidak dapat menggunakan nama atau logo yang sudah kamu daftarkan secara sembarangan.
Baca Juga: Pelanggaran Etika dalam Bisnis e-Commerce
Pentingnya Pemahaman Hukum Kekayaan Intelektual di Dunia Kerja
Kamu yang sedang kuliah atau baru lulus pun penting memahami perbedaan ini. Terutama jika kamu tertarik bekerja di bidang kreatif, pemasaran digital, atau pengembangan produk.
Di Universitas Mahakarya Asia, kamu dapat mempelajari lebih dalam tentang topik ini melalui berbagai program studi menarik seperti Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual, dan Sistem Informasi.
Menariknya lagi, kamu dapat kuliah sambil bekerja secara remote dan berkesempatan mendapat beasiswa gratis SPP selama kuliah. Jika kamu ingin bertanya langsung, kamu dapat menghubungi admin melalui WhatsApp.
Peran Sertifikasi IT dalam Perlindungan Karya Digital
Saat ini, banyak karya kreatif yang dibuat melalui perangkat lunak dan teknologi informasi. Oleh karena itu, memiliki sertifikasi di bidang teknologi informasi akan sangat membantu kamu dalam memahami cara melindungi dan mengelola hasil karyamu secara profesional.
Universitas Mahakarya Asia juga menyediakan 24 Sertifikasi di Bidang IT Terbaik, mulai dari Cybersecurity, Data Science, hingga Digital Marketing. Sertifikasi ini dapat menjadi bekal tambahan untuk membedakan antara hak cipta dan merek dagang, serta bagaimana mengelola aset digital secara sah dan efisien.
Dengan pengetahuan dan sertifikasi ini, kamu bisa semakin percaya diri ketika memasuki dunia kerja—baik sebagai karyawan maupun wirausahawan.
Singkatnya, jika kamu menciptakan sesuatu (lagu, video, desain, perangkat lunak), maka itu dilindungi oleh hak cipta. Namun, jika kamu ingin melindungi nama bisnis, logo, atau slogan, maka kamu memerlukan merek dagang.
Keduanya penting tergantung kebutuhanmu. Semakin cepat kamu memahaminya, semakin aman dan profesional juga cara kamu mengelola karya dan merek milikmu.
Rekomendasi bagi Kamu yang Ingin Menghasilkan Uang sambil Belajar
Jika kamu ingin mulai memperoleh penghasilan sambil kuliah atau belajar, menjadi reseller laptop dari Adolo merupakan langkah yang cerdas. Mengapa? Karena produk yang dijual original, bergaransi resmi, dan sangat dibutuhkan oleh pelajar, mahasiswa, serta pekerja jarak jauh.
Kamu dapat memulai tanpa perlu menyimpan stok barang sendiri, dan harga yang kompetitif memudahkanmu dalam bersaing. Selain itu, laptop-laptop yang tersedia sangat cocok untuk kebutuhan perkuliahan, kerja daring, maupun belajar pemrograman.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
