SLEMAN, BERNAS.ID- Budidaya ikan air tawar di lahan luas itu biasa, tapi akan menjadi tantangan tersendiri bila bisa mengelola budidaya ikan tawar di lahan terbatas dengan hasil panen melimpah.
Melalui program CSRnya, sejak tahun 2016, PT Pertamina Terminal BBM Rewulu menawarkan budidaya ikan mandiri, inovatif, dan ramah lingkungan yang disingkat menjadi Bukan Main. Program inovasi ini mengajak kelompok Varia Mina Makmur di Dusun Perengdewe, Gamping, Sleman untuk mengembangkan teknologi perikanan MBG (micro bubble generator) bersama teknik RAS (recirculating aquaculture System) di kolam ikan mereka dengan energi solar cell atau energi matahari yang ramah lingkungan.
Micro Bubble generator (MBG) adalah alat yang dapat menghasilkan bubble yang berisikan oksigen secara merata sehingga tingkat oksigen di kolam ikan tersebut lebih baik dibandingkan kolam alami yang tidak menggunakan MBG tersebut. Sedangkan, teknologi RAS adalah teknologi perikanan terbaru yang mengoptimalkan sirkulasi air yang dapat mengontro dan menstabilkan kondisi lingkungan ikan. “Dengan teknologi ini, kami dapat menabur benih ikan dua kali lipat lebih banyak dibandingkan menabur benih di kolam biasa, hasilnya kami dapat panen lebih banyak, pakan yang diberikan juga lebih sedikit imbasnya omset kelompok kami naik setiap tahunnya” ujar Bapak Gito, selaku Ketua Kelompok Varia Mina Makmur, Sabtu (12/10).
Gito juga menjelaskan bahwa kelompoknya di tahun 2016 sempat mengalami penurunan omset, tapi setelah dirangkul oleh CSR Pertamina TBBM Rewulu, diberikan upskilling dan dikenalkan dengan teknologi RAS dan MBG ini, kelompoknya dapat meraih omset hingga 6x lipat, bahkan di tahun 2019 ini saat panen dengan berhasil mencetak omset hingga 12x lipat dibanding tahun 2016.
“Juli kemarin adalah panen terbanyak kami sejak tahun 2016, berat total ikan yang kami panen yaitu 520 kilogram atau setara dengan 3.120 ekor ikan yang merupakan hasil budidaya kami selama 7bulan,” ungkap Gito.
Sementara itu, Rahmad Febriadi selaku Fuel Terminal Manager Rewulu mengatakan Terminal BBM Rewulu akan terus berinovasi dalam memberikan bantuan CSR yang dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat yang berada di sekitar Terminal BBM. “Ke depannya kami juga sedang merancang aplikasi yang dapat digunakan para petani ikan untuk memantau lingkungan kolamnya dari tingkat oksigennya, kondisi airnya dan suhu kolam” ungkap Rahmad.
“Kami yakin teknologi yang ramah lingkungan ini dapat dikawinkan dengan budidaya ikan yang sudah menjadi kearifan lokal warga Dusun Perengdewe Gamping Sleman ini sehingga secara teknologi dusun ini tidak tertinggal, secara ekonomi pun kesejahteraan warganya bertambah,” harap Rahmad. (jat)
