SLEMAN, BERNAS.ID – Direktorat Intelkam Polda DIY membantu petani Hortikultura Puncak Merapi dengan sejumlah alat pertanian untuk menghadapi ancaman cuaca El Nino tahun 2023. Bantuan tersebut diharapkan akan mampu meningkatkan hasil pertanian para petani Lereng Merapi.
Baca Juga: Lurah Aktif Caturtunggal Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Tanah Kas Desa
Potensi komoditas unggulan pertanian hortikultura di Lereng Merapi seperti cabai, sayuran, padi, salak pondoh, dan lainnya. Saat ini, tercatat setidaknya ada 6.000 petani hortikultura di wilayah Lereng Merapi Kabupaten Sleman. Terdapat 11 kelompok tani, 12 kelompok ternak, dan 4 kelompok wanita tani (KWT).
Bantuan alat pertanian diserahkan oleh Panit II Subdit II Bidang Ekonomi Direktorat Intelkam Polda DIY, Gatot Wahyu Wijaya Saputra SH, MM kepada Ketua Paguyuban, Inoki Azmi Purnomo di kawasan Pakem Sleman, Senin (12/6/2023). Bantuan yang diserahkan di antaranya, alat semprot, bibit dan pupuk.
Inoki mengatakan ancaman cuaca El Nino akan mengganggu ketersediaan air. Ia menyampaikan sejumlah langkah-langkah telah dilakukan, salah satunya program irigasi tetes yang akan menghemat penggunaan air hingga 20 persen.
“Karena terjadi kemarau, hal itu tentunya akan mengganggu produktifitas pangan,” kata Inoki di sela-sela acara penyerahan alat pertanian.
“Air menjadi hal penting bagi petani. Selain penghematan, upaya menjaga sumber air harus dilakukan agar tetap stabil. Sehingga kalau terjadi El Nino produksi tetap maksimal,” ucap Inoki.
Ia berharap dengan penghematan air, ketersediaan pangan tetap terjaga dan harga akan stabil. Menurutnya, jika ketersediaan pangan tidak ada, akan memicu gejolak di tengah masyarakat dan kegaduhan. “Kami apresiasi hadirnya Polda DIY, di tengah-tengah masyarakat khususnya pertanian hortikultura di lereng merapi seperti ini,” katanya.
“Keberpihakan terhadap petani saat ini ditunjukan dari Polda DIY, dalam upaya menjaga stabilitas pangan agar tetap terjaga Kamtibmas,” harap Inoki.
Baca Juga: Satpol PP DIY Segel Perumahan Tak Berizin Di Maguwoharjo
Budiman perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sleman mengatakan untuk mendukung ketahanan pangan, pihaknya memberikan pendampingan para petani melalui berbagai kegiatan. Pendampingan dilakukan melalui kelompok maupun Gapiktan yang ada di Kabupaten Sleman.
“Pendampingan itu sebagai salah satu peran dinas dalam menjaga stabilitas pangan,” tukas Budiman. (jat)
