SLEMAN, BERNAS.ID – Dewan Pimpinan Daerah Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DPD FPPI DIY) secara resmi dilantik oleh Ketua Umum DPP FPPI, Marlinda Irwanti bertempat di Aula RS Sakina Idaman, Minggu (3/3/2024).
Ketua DPD FPPI DIY, Sri Muslimatun menyampaikan, pihaknya akan konsen pada kesetaraan gender, antara laki-laki dan perempuan. “Saat ini perempuan itu masih ada bias gender lah,” ujarnya disela kegiatan.
Muslimatun mencontohkan, pada Pemilu 2024 ini keberpihakan 30 persen perempuan, nyata-nyata belum terpenuhi.
“Contohnya, 30 persen anggota dewan mestinya diisi oleh perempuan. Kenyataannya tetap tidak ada 30 persen dari yang semestinya, padahal pemilihnya (di Yogyakarta) antara laki-laki dan perempuan itu, sedikit lebih banyak perempuan daripada laki-laki,” jelasnya.
Baca Juga : Lions Clubs Internasional Distrik 307 B2 Wilayah 3 Menggelar Peace Poster Contest
Hal itu yang membuat pihaknya menjadikan sebuah pertanyaan besar, termasuk Muslimatun sendiri. “Kenapa perempuan itu tidak memilih perempuan, biar jadi seimbang,” imbuhnya.
Lanjut Muslimatun, nantinya DPD FPPI DIY akan lebih memberdayakan perempuan-perempuan, sehingga perempuan bisa berdaya dan memiliki kesetaraan gender. “Jadi yang utama kita harus memiliki asumsi yang sama, bahwa perempuan itu berdaya,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD FPPI DIY, Nurul Afifa mengatakan, dengan hadirnya FPPI di DIY bisa membuat para perempuan lebih maju.
“Lebih bisa speak up untuk hal-hal yang dilakukan, salah satunya adalah dengan mengapresiasi para perempuan yang ingin maju melalui Puan Nusantara,” katanya.
Baca Juga : Sukseskan Sub PIN Polio 2024 Di Jember, Bupati Ajak TP PKK
Ketum FPPI, Marlinda Irwanti sendiri saat melantik pengurus DPD FPPI DIY berpesan, agar pengurus yang dilantik lebih bersemangat dan mengibarkan bendera FPPI di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“FPPI adalah wadah perempuan Indonesia yang memiliki misi mengubah pandangan masyarakat yang bias gender terhadap perempuan,” tegasnya.
FPPI dibentuk, lanjut Marlinda untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas kerja perempuan melalui pendidikam formal dan nonformal serta pelatihan, pendampingan, dan pengkajian.
“Organisasi ini sebagai tempat untuk kita melakukan aktivitas kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Berdasarkan SK DPP FPPI No 03/SK-DPD/DPP-FPPI/II/2024 Tentang Pengesahan Susunan Personalia Dewan Pertimbangan Daerah, Dewan Pakar dan Dewan Pimpinan Daerah Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) DIY Masa Bakti 2023 – 2028 terdiri Dewan Pertimbangan Daerah adalah GKR Hemas, GKBRAA Paku Alam X, Kepala DP3AP2 DIY.
Dewan Pakar adalah Prof Ir Wiendu Nuryanti, M.Arch, Ph.D, Prof Dr Heddy Ahimsa Putra, MA, M.Hum, Prof Dr MG Endang Sumiarmi, SH, M.Hum, Drs Bambang Sunaryo, M.Sc, Tazbir, SH, M.Hum, Hj Sri Suryawidati Idham Samawi.
Baca Juga : Hari Ibu, GOW Gunungkidul Kunjungi Lapas Perempuan
Ketua Dra Hj Sri Muslimatun, M.Kes, Wakil Ketua I-VI: Hj Titik Priono, Dra Tri Endah Yitnani, M.Si, SR Yunastuti Daud, SE, MA, Nelly Tristiana, S.Kep.Ns, Hj Susi Fitri, SH, MM, Yani Saptohudoyo.
Sekretaris Hj Nurul Afifa, SP, Wakil Sekretaris I-II: Dra Endah Sri Widiastuti, MPA dan Jirhas Ranie Artika, S.Psi, M.Sc.
Bendahara Dra Rini Murti Lestari, Akt, MM, Wakil Bendahara I-II: Emma Zola, S.Sos dan Dra Dian S Prijomustiko, MDM.
Kepengurusan dilengkapi Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi, Bidang Ekonomi Kerakyatan Koperasi dan Kewirausahaan, Bidang Pendidikan Ketenagakerjaan Pertanian Perkebunan Kelautan, Bidang Kesehatan dan Pengabdian pada Masyarakat, Bidang Politik Hukum dan HAM, Bidang Sosial Budaya dan Lingkungan Hidup. (cdr)
