JAKARTA, BERNAS. ID – Wakil Ketua Komisi III, DPR RI Ahmad Sahroni menilai, penangkapan ZR dalam perkara makelar harus jadi momentum bersih-bersih di MA, sebagai titik balik peningkatan kualitas keadilan di Indonesia.
Ia berharap Kejagung bisa total dalam momentum bersih-bersih MA ini. Biar sekalian disikat semua yang bermasalah. Agar kualitas peradilan kita bisa semakin bagus karena tidak ada oknum.
Baca Juga : KY Siap Koordinasi dengan Kejagung Terkait Suap Hakim Kasus Ronald Tannur
“Sikat semua hakim yang korup. Karena hakim yang korupsi seperti ini justru mengotori reputasi hakim lainnya yang memang bekerja secara tulus dan amanah,” tegas Ahmad Sahroni saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (27/10/2024).
Sahroni juga meminta Kejaksaan Agung melacak asal muasal uang yang nilainya hampir Rp 1 triliun yang ditemukan peydik dari rumah Zarof Ricar.
Baca Juga : Kasus Ronald Tannur Berujung Tiga Hakim Diciduk Kejagung, Siapa Otaknya?
Menurut dia, patut diduga uang tersebut terkumpul dari banyak jenis tindak kejahatan.
Mulai dari siapa yang bermain, apa titipannya, siapa saja oknum yang terlibat, pasti bakal terungkap.
“Karena ini benar-benar di luar nalar kewajaran, hampir Rp 1 triliun uang cash, ini sudah korup sekorup-korupnya,” ujarnya.
Zarof Ricar ditangkap Kejagung dalam pengembangan penyidikan kasus suap gratifikasi hakim terkait vonis bebas Ronald Tannur. Uang Rp 920 miliar dan emas 51 kg ditemukan di rumahnya. (FIE)
