LUMAJANG, BERNAS.ID – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut Gunung Semeru masih mengalami sejumlah gempa dan erupsi dalam beberapa jam terakhir. Dari catatan PVMBG, terpantau kejadian gempa guguran sebanyak tiga kali pada Sabtu dini (11/12/2021).
Baca Juga Semeru Masih Berpotensi Keluarkan Awan Panas dan Banjir Lahar
Liswanto, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru di Gunung Sawur, mengatakan aktivitas kegempaan yang terpantau, yaitu embusan sebanyak satu kali kejadian dan gempa tektonik jauh sebanyak satu kali. Ia menyampaikan status Gunung Semeru masih berada di level II atau waspada.
“Dari pukul 00.00-06.00 WIB tercatat gempa guguran sebanyak tiga kali kejadian, amplitudo 2-3 mm, dengan durasi 10-12,5 detik,” tutur Liswanto.
Baca Juga Status Gunung Semeru Level II, Warga Diimbau Lakukan 4 Hal Ini
Lanjut tambahnya, secara visual Gunung Semeru tampak jelas dan asap kawah tidak teramati. Menurutnya, sangat perlu mewaspadai potensi luncuran di sepanjang lembah jalur awan panas Besuk Kobokan. Di Gunung Semeru sudah banyak material yang sudah terbentuk sehingga perlu mewaspadai ancaman lahar di alur sungai yang berhulu dari atas.
Diketahui, Badan Geologi Kementerian ESDM menyarankan warga untuk waspada dan tidak melakukan aktivitas di radius 1 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Kemudian, tidak beraktivitas di jarak 5 km arah bukaan kawah sektor tenggara-selatan guna mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. (jat)
