JAKARTA,BERNAS.ID -?Mulai pukul 18.00 WIB, pihak kepolisian dalam hal ini Korlantas Polri menutup jalur Puncak, Jawa Barat.
“Kita tutup jalur menuju puncak tandanya kita sudah berlakukan sampai pukul 6 sepanjang 22 km,” ujar Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono, di Kawasan Gadog, Jawa Barat, Selasa malam (31/12/2019).
Jenderal bintang dua itu menghimbau? masyarakat yang mau menuju puncak agar waspada dan hati-hati mulai sore hujan bahkan ramalan BMKG di atas akan hujan terus menerus kemudian kabut malam mulai turun.
“Bagi masyarakat yang mau malam tahun baru di Puncak hati hati. Bijak dalam merayakan tahun baru. Tidak perlu berlebihan hura hura merugikan diri sendiri dan orang lain,” pintanya.
Guna menanntisipasi hujan, personel Polantas sudah siaga baik personel peralatan dengan sarana dan prasarana. Personel dilengkapi jas hujan dan unit kesehatan siap di atas sana. Termasuk satgas lain dari Brimob di jalur ini.
“Agar masyarakat juga bijak menyikapi bahwa peminat ke atas banyak, oleh karena itu juga perlu dikomunikasikan dilayani dengan baik dan jalur untuk mereka masih diakomodir,” paparnya.
Untuk kendaraan roda dua, sebagian tidak semua disiapkan jalurnya. Ada lajur untuk aktifitas masyarakat lokal disitu. Tapi dari Jakarta ke atas tidak bisa.
“Masyarakat lokal aktifitas masih bisa,” terangnya.
Untuk daerah lain sambung Istiono, ditinjau Puncak, Cikampek, kemudian ke Ancol, Ragunan, kondisi landai. Konsentrasi wisata Ancol malam ini ramai. Namun, menuju sana kondisi ramai lancar.
“Ragunan kemungkinan besok pagi ramainya. Kita pantau dan amankan,” tambahnya.
Untuk antisipasi bencana, diakui semua alat berat disiapkan. Satgas bencana dari Brimob sudah siap dengan peralatan dan personelnya oleh satgas bencana dipimpin Brimob. Ada tiga titik di Gadog, Gunung amas dan Puncak.
“Peningkatan wistawan dipuncak ada 10 persen,” pumgkasnya.(fir)
